Bentuk Kesiapsiagaan, KPI Unit Balipapan Lakukan Major Emergency Drill

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Setelah tahun lalu sukses melaksanakan major emergency drill level 2, tahun ini Pertamina melalui PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan kembali melakukan kegiatan yang sama. Kali ini, skenario keadaan darurat yang disimulasikan adalah kebakaran 2 tangki minyak akibat sambaran petir yang kemudian disusul dengan lepasnya minyak ke pemukiman warga. Simulasi skala besar ini melibatkan sekitar 300 orang baik dari internal Pertamina, pemerintah daerah dan juga masyarakat. (Selasa, 22/11).

“Industri yang dikelola KPI Unit Balikpapan merupakan industri yang memiliki resiko tinggi. Oleh karena itu penerapan aspek HSSE merupakan hal yang utama. Namun, kita perlu memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi semua resiko yang mungkin terjadi,” kata GM PT KPI Unit Balikpapan Arafat Bayu Nugroho.

Bayu menjelaskan bahwa KPI Unit Balikpapan telah memiliki mitigasi beberapa kejadian kedaruratan yang mungkin terjadi. “Kesiapsiagaan prosedur, peralatan, sumber daya manusia dan koordinasi dengan para pemangku kepentingan merupakan hal yang senantiasa perlu dipersiapkan,” kata Bayu.

Latihan ini menurut Bayu merupakan bentuk evaluasi kesiapsiagaan dan kemampuan yang dimiliki baik dari sisi personil maupun peralatan yang dimiliki oleh KPI Unit Balikpapan. “Dalam simulasi ini kita juga melibatkan sumber daya Pertamina Group di Kota Balikpapan untuk membantu proses penanganan,” kata Bayu.

Bayu juga menyampaikan bahwa operasi kilang saat ini berlangsung dengan aman. “Semoga kilang Balikpapan tetap dapat berjalan dengan aman dan handal sehingga amanah untuk menjaga kedaulatan negara di bidang energi tetap terjaga,” kata Bayu.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR KPI PT KPI Unit Balikpapan Ely Chandra Peranginangin menyampaikan bahwa dalam simulasi kali ini, KPI Unit Balikpapan juga melibatkan masyarakat di pemukiman atas air Kelurahan Margasari. “Simulasi kali ini kita juga melibatkan masyarakat khususnya warga Kelurahan Margasari untuk mengikuti simulasi. Sekitar 40-an masyarakat terlibat,” kata Chandra.

PT KPI Unit Balikpapan sendiri telah memiliki mitra binaan Kampung Siaga Bencana (KSB) di Kelurahan Margasari dan Kelurahan Baru Tengah. “Dalam simulasi kali ini, KSB dan Pemeritah Kelurahan Margasari berperan untuk memberikan himbauan kepada masyarakat. Peran lain yang diperankan adalah membantu proses evakuasi masyarakat,” jelas Chandra.

Pelibatan KSB dalam kegiatan latihan mendapat dukungan dari KSB Margasari. “Hal ini merupakan kegiatan yang sangat luar biasa. Kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan kepada warga apabila terjadi bencana atau terjadi kedaruratan, masyarakat bisa siap dan dapat melakukan tindakan atau respon yang seharusnya,” kata Ketua KSB Kelurahan Margasari Abdal.

KSB Kelurahan Margasari selaku kelompok binaan KPI Unit Balikpapan, menurut Abdal akan selalu siap dan tanggap untuk membantu apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di masyarakat sekitar kilang. “KSB juga tidak lelah memberikan keterampilan dan pengetahuan kpada warga ketika terjadi keadaan darurat seperti simulasi yang dilakukan, masyarakat lebih sigap sesuai dengan prosedur yang terbaik untuk keselamatan. Harapanya, acara simulasi seperti ini dapat dilaksanakan setiap tahunnya,” tutup Abdal. (*/ Ries).

Leave a Reply

Your email address will not be published.