Bulog Kaltimra Tambah Pasokan Minyak dan Beras di Pasar Pandansari Jelang Idul Adha
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra) melakukan kunjungan ke Pasar Induk Pandansari, Balikpapan Barat, guna memastikan ketersediaan stok minyak goreng dan beras menjelang Hari Raya Idul Adha. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.
Kepala Bulog Kaltimra, Musazdin Said, mengatakan pihaknya akan mempercepat sekaligus menambah distribusi dua komoditas utama yang dimiliki Bulog, yakni minyak goreng dan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan dari Pemerintah ( SPHP).
“Jadi kami merasa perlu untuk mempercepat dan menambah pasokan dari dua komoditas yang dipunyai Bulog ini. Untuk minyak sendiri, biasanya rutin kami distribusikan sekitar 3.500 liter per minggu,” ujar Musazdin saat meninjau pasar, Senin (25/5/2026).
Menurutnya, peningkatan permintaan masyarakat menjelang Iduladha menjadi alasan utama penambahan pasokan tersebut. Bulog pun memutuskan meningkatkan distribusi minyak goreng hingga mencapai 5.500 liter per minggu.
“Karena menjelang Idul Adha kami melihat ada peningkatan permintaan dari masyarakat, maka akan kami tambah menjadi 5.500 liter, termasuk dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) atau operasi pasar di luar kegiatan di Pasar Pandansari hari ini,” jelasnya.
Selain minyak goreng, Bulog juga menambah distribusi beras SPHP. Khusus untuk kegiatan hari ini, Bulog menyalurkan sebanyak 44 ton beras ke Pasar Pandansari. Jumlah tersebut lebih besar dibanding distribusi pada hari biasa.
Musazdin menambahkan, selain meningkatkan volume pasokan, pihaknya juga mempercepat periode distribusi agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik selama momentum hari besar keagamaan.
“Sementara ini kami fokuskan dulu di Pasar Pandansari karena kami anggap pasar ini merupakan pasar induk di Kota Balikpapan. Langkah ini nantinya juga akan diikuti kantor cabang Bulog lain yang masih memiliki stok minyak dan beras, seperti di Samarinda, Berau, dan Paser,” katanya.
Sementara itu, salah seorang pedagang di Pasar Pandansari, Edi, mengaku permintaan minyak goreng mengalami peningkatan signifikan menjelang Idul Adha. Namun, keterbatasan stok membuat pedagang harus membatasi pembelian konsumen.
“Kalau ada momen besar seperti Iduladha begini memang permintaan semakin banyak. Tapi karena stok terbatas, jadi pembelian kami batasi dua pak saja untuk setiap pembeli,” ungkap Edi.
Ia berharap penambahan pasokan dari Bulog dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga harga tetap stabil di pasaran.
Penulis: Ries
Editor: Alfa
24
