Demi Sektor Pertanian Paser Bisa Diandalkan, KTNA Sampaikan Masalah Anggaran Hingga Regenerasi Petani ke Komisi III

Tana Paser, Metrokaltim.com – Komisi III DPRD Kabupaten Paser melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dan instansi terkait.

Rembug yang dilakukan pada Senin (11/1) di Ruang Rapat pimpinan DPRD Paser itu, terkait konsultasi atau berkoordinasi di bidang pembangunan pertanian secara luas di Kabupaten Paser.

Ketua KTNA Kabupaten Paser, Ngatno mengatakan, pihaknya datang ke kantor wakil rakyat bukan untuk komplain, melainkan menjalin komunikasi yang semakin intens. Karena pada dasarnya demi pembangunan pertanian lebih baik lagi.

“Sehingga pembangunan pertanian betul-betul terarah. Tujuan kami untuk peningkatan kesejahteraan dan kemandirian. Karena kalau masing-masing jalan sendiri, nanti dikhawatirkan tujuan akhirnya tidak jelas,” kata Ngatno, kepada awak media Metrokaltim.com.

Ia merasa puas dengan anjangsana yang dilakukan ke DPRD Paser, khususnya Komisi III. Karena tak hanya bisa berbagi cerita dengan anggota legislatif, dikarenakan turut hadir dan terlibat pembicaraan dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Edwin Santoso (kanan) didampingi Ketua KTNA Paser, Ngatno saat diwawancarai awak media.

“Alhamdulillah direspon dengan baik, didatangkan dari perangkat dinas terkait membicarakan pembangunan bidang pertanian,” sebutnya.

Dirinya sedikit memaparkan mengenai KTNA, dijelaskannya jika itu adalah organisasi petani. Bertujuan mengajak pemerintah daerah maupun wakil rakyat untuk bersinergi dalam melaksanakan pembangunan pada bidang pertanian. Sehingga kedepan Kabupaten Paser dapat diandalkan dari sektor pertanian.

RDP yang dilakukan itu, tak luput pula disampaikan mengenai kendala yang dialami. Diantaranya, perihal anggaran, kondisi lapangan, sumber daya manusia (SDM), kesejahteraan hingga regenerasi petani.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Paser, Edwin Santoso bersama jajaran menyambut hangat kedatangan KTNA. Pihaknya mendengar langsung terkait persoalan pertanian. Ia dengan tegas mengatakan jika semua pihak wajib bersinergi.

“Insya Allah dari komisi tiga berkomitmen untuk fokus membantu. Jadi kedepan kami berharap kepada pemerintah dan legislatif dapat betul-betul bersinergi tentang keluhan-keluhan para petani, baik dari hulu sampai hilir,” tegas Politisi PKB ini.

(all/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *