Diguyur Hujan Beberapa Jam Jalur Kariangau Kembali Terputus, 18 Warga Harus Mengungsi

Balikpapan, Metrokaltim.com – Jalur Utama Kariangau, tepatnya yang berlokasi dekat lapangan Golf Kariangau kembali terputus. Setelah hujan deras kembali mengguyur Kota Balikpapan pada Jumat (3/9/2021) dini hari.

Tak ayal, jalan dari dan menuju pelabuhan feri Kariangau Balikpapan Barat pun terputus akibat genangan air. Sejak pukul 06.30 Wita genangan air mulai naik ke jalan tepatnya tak jauh dari Lapangan Golf Kariangau. Hingga akhirnya sekira pukul 08.00 Wita kendaraan roda dua tidak dapat melintasi jalur tersebut lantaran genangan air cukup tinggi.

Babinsa Kariangau Sertu Barja yang berada di lokasi genangan membantu mengarahkan kendaraan yang akan melintas. “Tadinya masih bisa dilalui kendaraan roda dua, roda empat, sekarang tidak bisa karena berpotensi mogok di tengah genangan,” ujar Barja.

Satbrimob Polda Kaltim membantu pengendara melintas menggunakan perahu.

Lantaran tidak bisa dilalui, banyak kendaraan memilih berhenti dari kedua sisi, menunggu air surut. Namun sebagian ada yang memilih memutar melintasi Jalan Km 13 Balikpapan Utara.

Dari pantauan media ini terlihat beberapa kendaraan motor yang mencoba menerobos genangan akhirnya mogok di tengah genangan. Para relawan yang ada di lokasi pun langsung membantu mendorong hingga ke pinggir.

Bahkan, dari Satuan Brimob Polda Kaltim, Kompi 1 Batalyon C Pelopor menerjunkan perahu untuk membantu pengendara untuk menyeberangi genangan.

4 rumah warga di RT 13 Kariangau terendam banjir.

Selain menggenangi jalan, banjir di Kariangau juga merendam rumah warga. Sedikitnya ada 4 rumah warga di RT 13 Kariangau terendam banjir hingga harus membuat penghuninya mengungsi.

Ketua RT 13 Kariangau, Bejo Pawiro Utomo saat dikonfirmasi mengatakan saat ini ada 18 jiwa dari 4 KK yang diungsikan sementara ke gudang miliknya. Lantaran rumah warganya terendam banjir yang cukup tinggi.

“Sementara kami ungsikan ke gudang yang sudah kita ubah sebagai tempat pengungsi sementara. Semoga banjirnya cepat surut,” terang Bejo.

18 jiwa diungsikan ke penampungan yang disiapkan Ketua RT 13 Kariangau.

Dia mengatakan banjir yang hingga merendam rumah warga ini sudah terjadi dua kali dalam sepekan.

“Dalam minggu ini sudah dua kali ini, tinggi airnya sampai dada orang dewasa,” sebutnya.

Usai banjir sebelum pihak Dinas Pekerja Umum (PU) Provisni sudah melakukan peninjauan ke lokasi banjir, untuk mencari permasalahan banjir tersebut.

Rencananya normalisasi aliran sungai hingga ke sungai Somber akan kembali dilakukan dalam waktu dekat agar permasalahan banjir di wilayah Kariangau segera teratasi.

(riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *