Dit Polairud Polda Kaltim Sulap Rumah Astuti Jadi Layak Huni

Balikpapan, Metrokaltim.com – Direktorat Polairud Polda Kalimantan Timur kembali menggelar Bakti Sosial, kali ini bakti sosial dalam bentuk bedah rumah milik seorang warga yang berada di Jalan Jendral Sudirman RT 40, Damai Bahagia, Balikpapan Selatan pada Kamis (26/08) kemarin.

Bakti Sosial ini juga dalam rangka HUT Akpol 92 Polda Kaltim dengan melakukan Bedah rumah selain Berbagi Sembako.

Pada hari Jumat (28/8) bedah rumah yang di lakukan anggota DitPolairud Polda Kaltim rampung melakukanya dan siap diserahkan kepada sang pemilik Astuti (72).

Saat pengerjaan bedah rumah di lakukan, pemilik rumah Astuti bersama anak dan cucunya sementara di inapkan di sebuah hotel yang tidak jauh dari rumahnya di Balikpapan Selatan.

Tepat pada pukul 11.30 WITA, penyerahan langsung di lakukan oleh Direktur Polairud, Kombes Pol Tatar Nugroho yang di dampingi Dir Pamovit, Dan Karo Ops Polda Kaltim.

Saat melihat rumah miliknya yang di bedah, Astuti tidak bisa berucap, hanya menatap haru seakan tidak percaya apa yang di lakukan oleh jajaran DitPolairud Polda Kaltim. Warna cat biru yang mendasari Diding rumah dan didominasi warna kuning, serta atap yang baru membuat rumah nampak indah dan layak huni.

Pemilik rumah Astuti menuturkan, Dirinya mengaku sangat senang atas apa yang di lakukan, ia mengakui sangat bersyukur rumahnya telah dibedah dan semua juga serba baru.

” Senang, atap baru tidak bocor lagi, kamar mandi sudah tidak miring, kasur dan lemari juga baru. Alhamdulillah rumah saya di bangunkan, ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Rumah Astuti sendiri sudah dihuninya lebih dari 20 tahun, selama itulah tidak ada perbaikan yang di lakukan lantaran kehidupan Astuti juga sangat pas-pasan sehingga untuk melakukan reperasi sangat tidak memungkinkan.

Sementara itu DirPolairud Polda Kaltim, Kombes Pol Tatar Nugroho menjelaskan, memang ada beberapa usulan rumah yang akan di bedah, namun rumah milik Astuti lah yang terpilih dan memang sangat tidak layak huni, banyak kebocoran di mana-mana serta lantai dapur dan kamar mandi yang sudah lapuk di makan usia.

” Sangat tidak layak, berantakan, atap yang bocor disana -sini dan kita putuskan untuk di bedah, tegasnya.

Bedah rumah yang di lakukan lanjut Tatar, sebesar 75 persen dari rumah Astuti di rubah dengan menganti yang baru, sehingga lebih nyaman untuk di tinggali oleh keluarganya.

Ada yang unik dalam bedah rumah yang di lakukan, Pemilik rumah di ungsikan sehari semalam, pengerjaan langsung di lakukan dengan cepat bagaikan cerita Bandung Bondowoso.

” Ini yang istimewa dalam sehari semalam rumah bisa diselesaikan dan bisa di tempati kembali bersama keluarga,” pungkas Tatar Nugroho.

(ries)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *