Dugaan Aktivitas Pertambangan di Tahura Petangis, DLH Bakal Turunkan Tim Patroli

Tana Paser, Metrokaltim.com – Adanya dugaan tambang batu bara di Taman Hutan Raya (Tahura) Lati Petangis, Kecamatan Batu Engau, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Paser, belum bisa memastikan hal itu.

“Terkait hal itu, nanti akan kami turunkan tim patroli. Apa benar ada kegiatan tambang di sana (Tahura Lati Petangis),” ucap Kepala DLH Kabupaten Paser, Abdul Basyid.

Pihaknya menuturkan, kerap mendengar adanya alat berat masuk ke kawasan Tahura Lati Petangis. “Cuma kalau kami tau pasti bisa, kami keluarkan dari situ,” sambungnya.

Dugaan adanya aktivitas pertambangan di Tahura Lati Petangis, dirinya belum bisa memastikan hal itu. Diungkapkan Basyid, jika di dalam kawasan tahura terdapat tanah yang di klaim masyarakat, sekira 1.000-an hektare. Dari luasan keselurahan mencapai 3,445 hektare.

“Karena di Tahura ini, kurang tahu persis. Masih banyak klaim-klaim masyarakat. Ada yang memperlihatkan SKT (Surat Keterangan Terdaftar) dan segala macam. Kemungkinan besar juga, masyarakat yang mengklaim, bisa saja dia (warga) bekeja sama dengan penambang, seolah-olah itu miliknya,” ungkap dia.

Walupun secara SK masuk kawasan Tahura, namun fakta di lapangan, ditemukan seperti itu. Dituturkannya, jika kejadian serupa kerap terjadi.

“Cuma kejadian seperti ini sudah sering, selama saya tiga tahun disini,” ucap dia.

Dugaan aktivitas pertambangan di kawasan Tahura Lati berjalan lancar, dan jika didapati personel DLH yang terlibat, Basyid menegaskan, jika hal itu tak ada.

“Saya kira tak ada. Kalau menjual nama (DLH) bisalah (mungkin). Ini tidak mungkin, kalau kami ada memberikan surat resmi dari saya, misalnya, silakan menambang di sana (Tahura Lati Petangis),” tandasnya.

(sya/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *