Heamusri: 265 Petak Pasar Klandasan Sudah Siap Ditempati

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan yang dilakukan langsung Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud telah resmi melaunching operasional Pasar Klandasan Balikpapan, Senin (4/3/2024).

Dalam pembangunan itu, terdapat dua bagian yang akan di tempati para pedagang Pasar Klandasan antaranya Blok A dan B.

Peresmian ditandai dengan penyerahan kunci blok kepada ketua pedagang Pasar Klandasan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan kemudian pemotongan pita.

Tempat terpisah, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan Heamusri Umar membenarkan, bahwa hari ini (4/3) Pasar Klandasan Balikpapan baru saja diresmikan.

“Alhamdulillah hari ini kami sudah meresmikan dua blok di Pasar Klandasan yakni Blok A dan Blok B,” ucap Heamusri saat ditemui awak media di depan pasar, Senin (4/3/2024).

Adapun proses pelaksanaan kegiatannya sesuai dengan kontrak yakni 150 hari kerja (5 bulan). Progresnya pun cukup bagus dan bisa dirasakan para pedagang.

“Saya juga mendapat beberapa informasi apresiasi dari para pedagang, khusus di Blok A ada pedagang ayam, ikan dan daging, sementara Blok B ada pedagang sembako,” imbuhnya.

Sementara untuk jumlah pada masing-masing petak, untuk Blok A terdiri dari 102 petak, Kemudian di Blok B terdiri dari 163 petak. Sehingga untuk total keseluruhannya berjumlah 265 petak.

Ditanya kapan pedagang sudah mulai menempati lapaknya, kata dia, para pedagang sudah mulai masuk sejak launching hari ini (4/3).

“Nah kami harapkan, karena ini menunggu bulan suci ramadan, sehingga mereka mulai berbenah perpindahan dari tempat lama ke tempat yang baru,” terangnya.

Sementara disinggung soal ukuran di masing-masing lapak, diterangkan, bahwa ukuran setiap petaknya cukup bervariasi, ada yang los, berpetak dan kios. Untuk kios ukurannya ada 1×1 meter dan 2×2 meter.

Tidak hanya itu, pemerintah juga ingin seluruhnya menggunakan sistem Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Sehingga pihaknya berharap ini semua dilakukan seluruh pedagang.

“Karena ini sudah dilakukan melalui Bank Kaltimtara untuk operasional digital, sehingga aplikasi dimanfaatkan dengan baik untuk melakukan proses pembayaran, kewajiban mereka pada setiap petaknya,” terangnya.

Sementara untuk peguna petak tersebut masih menggunakan data sebelumnya, sesuai kesepakatan. Maka berapa pun jumlah pedagang yang memiliki petak, los maupun kios akan difasilitasi.

“Tetapi untuk ukuran mohon maaf, khusus untuk kemarin ada yang berkurang,” paparnya. (mys/ries)

382

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.