Jangan Panik, Pasar Senaken Besok Tetap Beroperasi, Arsyad: Ada Isu Tutup, Itu Tidak Benar

Tana Paser, Metrokaltim.com – Berkaitan dengan surat edaran instruksi Gubernur Kaltim, Isran Noor. Nomor 1 tahun 2020 tentang pengendalian, pencegahan dan penanganan wabah pandemi Covid-19 di Provinsi Kaltim.

Sehingga diperlukan langkah-langkah cepat, tepat, fokus, terpadu dan sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dan pemerintah kabupaten/kota. Maka diinstruksikan dan Pemerintah Kabupaten/Kota, untuk itu diinstruksikan, bupati/walikota, camat hingga kepala desa mengambil langkah strategis.

Bahkan Kaltim menerapkan strelisasi wilayah. Yakni Sabtu hingga Minggu (6-7/2). Dimana mengurangi atau bahkan menghentikan kegiatan selama dua hari itu. Masyarakat diminta tidak melakukan aktifitas di luar rumah.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Penyembolum Senaken, Arsyad.

Menyikapi surat edaran itu, respon dari masyarakat pun bermacam-macam. Terlebih ada opini, jika pasar tradisional tutup. Tak ayal, hari ini, Jumat (5/2) sejumlah pasar tradisional dipadati pembeli, salah satunya di Pasar Penyembolum Senaken, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Penyembolum Senaken, Arsyad meminta masyarakat jangan panik. Dan beranggapan besok pasar tutup selama dua hari.

“Berkaitan kegiatan Sabtu-Minggu. Baik di Pasar Induk Senaken dan Pasar Kandilo Plaza tetap buka, seperti biasanya,” kata Arsyad.

Dijelaskannya, jika pihaknya sudah merapatkan dan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Paser, untuk dilakukan penyemprotan disinfektan.

“Hasil rapat kami tadi pagi di penanggulangan bencana (BPBD) untuk kedua pasar ini, sementara tidak kami tutup. Yang jelas besok (Sabtu) pukul 14.00 Wita dilakukan penyemprotan disinfektan, baik di Pasar Senaken maupun Pasar Kandilo Plaza,” terangnya.

Terkait isu yang berhembus, jika pasar tutup. Ia tak menampik hal itu. Namun kembali ditegaskannya, jika tetap beroperasi normal, dan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. “Ada isu tutup. Itu tidak benar. Ya, hari ini pembeli terlihat ramai memborong, tak seperti biasanya,” pungkasnya.

(sya/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *