Kebakaran Hebat di Gang Buntu Balikpapan, Bocah 4 Tahun Meninggal Terjebak di Lantai Dua
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Kebakaran melanda satu unit rumah di Jalan Sulawesi, RT 45, Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Balikpapan Tengah, Rabu (26/8/2026) sore. Peristiwa yang terjadi di kawasan Gang Buntu sekitar pukul 16.46 WITA itu menyebabkan seorang anak berusia empat tahun meninggal dunia.
Korban diketahui bernama Dafin. Selain korban meninggal dunia, tiga warga lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dan mendapat penanganan medis.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan, Usman Ali, mengatakan korban diduga terjebak di lantai dua rumah saat kebakaran terjadi. Api dengan cepat membakar bagian atas bangunan sehingga menyulitkan proses evakuasi.
“Informasi sementara, korban terjebak di lantai dua,” kata Usman.
Menurutnya, kondisi korban cukup parah ketika petugas berhasil melakukan evakuasi. Korban kemudian dibawa menggunakan ambulans relawan menuju rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.
Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan. Berdasarkan laporan terbaru dari petugas di lapangan, Dafin dinyatakan meninggal dunia.
“Berdasarkan laporan terbaru dari petugas di lapangan, anak tersebut meninggal dunia,” ungkapnya.
Selain korban meninggal, tiga warga lainnya turut menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Mereka mengalami luka bakar dan luka terbuka sehingga harus mendapatkan penanganan medis.
Ketiga korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Ibnu Sina untuk menjalani perawatan.
Usman menjelaskan, proses pemadaman di lokasi sempat menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya kondisi akses jalan menuju lokasi yang sempit, ditambah permukiman yang cukup padat.
Petugas juga harus menghadapi banyaknya warga yang berkerumun di sekitar lokasi kebakaran. Kondisi tersebut membuat ruang gerak petugas dan armada pemadam menjadi terbatas.
“Yang menjadi kesulitan, di lokasi banyak warga sehingga sedikit sulit untuk melakukan pemadaman,” katanya.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, BPBD Balikpapan mengerahkan lebih dari 15 unit armada pemadam. Petugas juga mendapat bantuan dari sejumlah unsur, di antaranya PAM, Brimob, relawan, serta instansi terkait lainnya.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan di sekitar lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.
Kebakaran menghanguskan satu unit rumah, termasuk bagian lantai dua bangunan. Hingga berita ini ditulis, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
“Pemicu kebakaran belum diketahui. Masih dalam proses penyelidikan Polresta Balikpapan,” pungkas Usman.
Penulis: Ries
Editor: Alfa
25
