Kisah Heroik di Laut Balikpapan: Ibu Berusaha Cegah Tabrakan Saat Anak Hilang di Laut
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Perjalanan yang seharusnya menyenangkan berubah menjadi mimpi buruk bagi Yanti dan keluarganya. Bersama suami dan anaknya, Yanti menaiki Speed Boat menuju Penajam Paser Utara. Namun, di tengah perjalanan, mesin Speed Boat yang mereka tumpangi mendadak mati, meninggalkan mereka terombang-ambing di antara Tagboat dan Kapal Tongkang.
“Kami sangat panik, terutama ketika melihat Kapal Tongkang semakin mendekat,” ungkap Yanti, menceritakan detik-detik menegangkan tersebut. Keadaan semakin kacau ketika dua penumpang pekerja, yang juga berada di Speed Boat, melompat ke laut dalam kepanikan. Anak Yanti, Zaki (12), yang ikut melompat, kini masih dalam pencarian tim SAR.
“Saya berusaha sekuat tenaga menahan tongkang agar tidak menabrak Speed Boat, tetapi ketika Zaki melompat, saya tidak bisa melakukan apa-apa,” kata Yanti dengan mata berkaca-kaca.
Di tengah situasi yang mencekam, seorang nelayan setempat berhasil menyelamatkan satu korban dan membawanya ke dermaga di kawasan Balikpapan Barat. Satu korban lainnya selamat dengan cara memegang tali kapal saat melompat ke laut.
Saat ini, Tim SAR gabungan terus berupaya mencari Zaki di kawasan teluk Balikpapan. Harapan Yanti untuk bertemu kembali dengan anaknya tetap kuat, meski hati kecilnya terus diliputi kecemasan.
Kisah ini adalah pengingat akan pentingnya keselamatan dan ketenangan dalam situasi darurat di laut, serta kekuatan dan keberanian seorang ibu dalam menghadapi krisis. (Ries).
540
