Ledakan Truk Tangki Samator di Bengkel Hino Balikpapan Utara, Polisi Lakukan Penyelidikan
Petugas kepolisian Polsek Balikpapan Utara dan Polresta Balikpapan melakukan pengecekan di lokasi ledakan bengkel Hino Km 24, Balikpapan Utara.( 03/4/2026). Foto: Ries
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com — Peristiwa ledakan truk tangki milik Samator terjadi di bengkel Hino Kilometer 24, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara, pada Jumat pagi sekitar pukul 06.34 WITA. Saat ini, kejadian tersebut tengah dalam penanganan aparat kepolisian dari Polsek Balikpapan Utara dan Polresta Balikpapan.
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, petugas kepolisian telah memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian. Area tempat kejadian perkara (TKP) juga diamankan sebagai status quo guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Tim Inafis Polresta Balikpapan telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan sejumlah barang bukti. Proses tersebut dilakukan sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP) guna memastikan penyebab pasti ledakan dapat diketahui.
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold Kumontoy melalui Kapolsek Balikpapan Utara Kompol M. Rezsa menjelaskan bahwa ledakan berasal dari kendaraan tangki Samator yang mengangkut muatan liquid oxygen.
“Pagi ini telah terjadi ledakan kendaraan tangki Samator bermuatan liquid oxygen di bengkel Hino PT Kumala Motor Sejahtera, Kilometer 24. Kejadian terjadi sekitar pukul 06.34 WITA,” ujar Kompol Rezsa.
Ia menambahkan, hingga saat ini penyebab pasti ledakan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Sejumlah langkah awal telah dilakukan, termasuk pengamanan lokasi dan pemantauan situasi di sekitar TKP.
“Kami telah melaksanakan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP) dan mengamankan area bengkel. Saat ini lokasi masih kami sterilkan karena perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan,” jelasnya.
Di sisi lain, pihak Samator maupun Hino disebut akan melaporkan kejadian tersebut kepada manajemen pusat masing-masing. Samator akan melaporkan ke kantor pusatnya, sementara pihak Hino akan menyampaikan laporan ke manajemen di Makassar.
Terkait korban, polisi memastikan hingga saat ini tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan cukup signifikan.
“Untuk korban sementara nihil. Namun kerugian material masih dalam tahap estimasi. Dari pihak Samator terdapat satu unit kendaraan tangki liquid oxygen yang terdampak, sedangkan dari pihak Hino berupa area bengkel yang mengalami kerusakan,” tambahnya.
Meski demikian, nilai pasti kerugian masih menunggu hasil audit dan pengecekan lebih lanjut dari masing-masing manajemen perusahaan.
Hingga kini, aparat kepolisian masih berjaga di lokasi untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif serta mencegah potensi bahaya lanjutan dari sisa material di lokasi ledakan.
Penulis: Ries
Editor: Alfa
395
