Menuju Pilkada 2024: Rahmad Mas’ud dan Abdulloh, Duet Ideal untuk Balikpapan
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – engan semakin mendekatnya pelaksanaan Pilkada serentak pada 27 November 2024, peluang Walikota Balikpapan H Rahmad Mas’ud SE ME untuk melanjutkan kepemimpinannya di periode kedua semakin terbuka lebar. Namun, pertanyaan penting yang muncul adalah, siapa yang dinilai pantas mendampingi Rahmad Mas’ud sebagai calon Wakil Walikota Balikpapan?
Tokoh masyarakat Kalimantan Timur sekaligus Ketua Umum Gepak Kuning, Suriansyah, secara terang-terangan memberikan dukungan untuk pasangan Rahmad Mas’ud dan H Abdulloh SE ME.
Menurut Suriansyah, pasangan Rahmad Mas’ud – Abdulloh adalah kombinasi yang paling ideal untuk memimpin Kota Balikpapan periode 2024 – 2029.
“Menurut kami, Rahmad – Abdulloh adalah pasangan paling ideal. Kami terus menyuarakan dan menegaskan dukungan kami kepada mereka, harapannya Rahmad Mas’ud dapat berpasangan dengan Abdulloh,” tegas Prof sapaan Akrabnya, Minggu 14 Juli 2024.
Dukungan yang diberikan bukan tanpa alasan. Suriansyah mengungkapkan bahwa aspirasi untuk duet Rahmad Mas’ud – Abdulloh murni berasal dari berbagai lapisan masyarakat Kota Balikpapan. “Kami telah turun ke berbagai lapisan masyarakat di Kota Balikpapan. Harapan duet Rahmad Mas’ud – Abdulloh adalah murni dari aspirasi masyarakat Kota Balikpapan,” ujarnya.
Pengalaman Rahmad Mas’ud dan Abdulloh di dunia politik tidak diragukan lagi, termasuk kepedulian mereka terhadap masyarakat luas Kota Balikpapan. “Pengalaman keduanya di dunia politik, tak diragukan lagi. Termasuk kepedulian bagi masyarakat luas Kota Balikpapan,” tambah Suriansyah.
Gepak Kuning berkomitmen untuk terus menyuarakan dukungan bagi pasangan ini. Jika Rahmad Mas’ud dan Abdulloh resmi mendaftar ke KPU pada 27 – 29 Agustus 2024 mendatang, Gepak Kuning akan memberikan dukungan penuh. “Tujuan kami adalah bagaimana Kota Balikpapan terus maju, bagaimana permasalahan-permasalahan kota dapat ditangani dengan maksimal. Masyarakat Kota Balikpapan jangan hanya jadi penonton, tapi juga pelaku dalam pembangunan maupun pergerakan perekonomian,” Pungkas Suriansyah. (Ries).
751
