Metro Kaltim

Peduli Lingkungan, Anggota DPRD Kutim H Kidang Lakukan Aksi Penanaman Bibit Pohon Beringin

Bengalon, Metrokaltim.com – Antisipasi pemanasan global di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), membuat anggota DPRD Kutim dari Partai Politik Berkarya turun langsung dalam menggiatkan, gerakan serentak penanaman bibit pohon beringin di Desa Tepian Baru, Kecamatan Bengalon Kabupaten Kutim pada Sabtu (27/10).

Yang mana turunnya perwakilan rakyat melalui figur kepemimpinan H Kidang ini, mampu memberikan sauri tauladan bagi generasi penerus bangsa, dalam mencintai alam melalui aksi penghijauan.

Tidak hanya menanam bibit pohon beringin saja, H Kindang turut melaunching dan meresmikan pusat pasar tradisional rakyat Bengalon, yaitu Pasar Tebar Makmur. Dia juga menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan masyarakat, maupun para pedagang di beberapa pusat sentra ekonomi masyarakat, yang baru saja diresmikannya di Benglaon.

Anggota DPRD Kutim H Kidang saat mendengarkan aspirasi masyarakat di Bengalon.

“Terpilihnya saya dari suara rakyat, sudah tentu tanpa diminta sekalipun saya akan terus peduli, untuk kian memupuk jalinan silaturahmi dengan masyarakat termasuk para penggiat roda ekonomi ini, para pedagang di seputaran Kecamatan Bengalon dapil wilayah pemenangan saya ini khususnya,” ungkap H Kidang.

Demi mensukseskan Kutim Asri H Kidang rela mengorbankan jadwal untuk menghadiri Mubes Pemuda Pancasila di Jakarta.

H Kidang saat memotong pita tanda peresmian pasar rakyat Bengalon.

“Biarlah Mubes PP dapat di wakilkan rekan-rekan saya, walau demikian loreng alamater PP tetap melekat pada sanubari saya, untuk bersama-sama membesarkan organisasi nasional berlambang Garuda itu, yang kami cintai bersama terlebih melalui kepemimpinan ketua DPC PP Kutim H Dondo. Pancasila selalu terpatri abadi dalam mengiringi langkah perjuangan saya di dewan, biarkan saya bekerja terlebih dahulu untuk masyarakat dan kemajuan kabupaten secara amanah,” tegas H Kidang.

(aji/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *