Penyampaian Fraksi DPRD, Diharapkan Bisa Jadi Acuan Perda RPJDM Lebih Baik Lagi

Balikpapan, Metrokaltim.com – DPRD kota Balikpapan gelar rapat paripurna dengan agenda pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Balikpapan, terhadap nota penjelasan wali kota Balikpapan tentang RPJMD tahun 2021-2026 yang dilaksanakan secara virtual, Senin (11/10) pagi.

Adapun beberapa pandangan umum fraksi yang disampaikan masing-masing partai, mulai dari Partai Golkar Nelly, Partai PDIP include PKB Suwanto, Partai Gerindra Siswanto, Partai PKS H Laisa, Partai Demokrat Mieke Henny dan Partai Gabungan Simon Sulean.

Wakil Ketua DPRD Balikpapan Budiono memaparkan, dalam nota penjelasan itu ada 5 visinya yakni, mewujudkan penyelenggaraan tata pemerintahan yang baik, mewujudkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas tinggi, menyediakan infrastruktur kota yang memadai, mewujudkan kota nyaman dihuni yang berwawasan lingkungan, dan mengembangkan ekonomi kerakyatan yang kreatif.

Untuk 9 misinya antaranya penguatan birokrasi pemerintahan, peningkatan pelayanan kesehatan dan pendidikan, pengentasan kemiskinan, menyediakan air minum yang sehat dan merata, pengendalian banjir, peningkatan kualitas lingkungan hidup dan kondisi sosial yang nyaman, pengembangan Balikpapan sebagai kota mice dan wisata, Balikpapan sebagai kota kreatif, dan revitalisasi Perusda.

Rapat paripurna DPRD Balikpapan yang digelar seara online dan off line.

“Tentu fraksi-fraksi memberikan pendapat pandangan umumnya,” ucap Budiono saat ditemui awak media usai paripurna, Senin (11/10).

Budiono melanjutkan, bahkan masih ada yang menginginkan pendidikan untuk lebih baik artinya pembangunan sekolah, serta ada yang menyampaikan bahwa untuk menyusun RPJDM waktunya sangat singkat. Namun pada intinya, didalam 5 visi dan 9 misinya, dibahas di setiap fraksi DPRD, harapan bisa menjadi acuan untuk menambahkan Perda RPJDM lebih baik lagi.

“Meski masa jabatan wali kota sampai 2024, masa jabatan dan visi misi mungkin berbeda, makanya penyusunan visi misi sampai tahun 2026, dan bisa saja dilanjutkan pada kepala daerah berikutnya,” akunya Wakil Ketua I DPRD

Lebih jauh, seperti yang disampaikan fraksi Partai PKS H Laisa kepada wali kota Balikpapan agar menyediakan infrastruktur yang memadai, dapat meningkatkan kualitas lingkungan hidup, serta meminta kegiatan eks dilokalisasi Manggar dan kegiatan sabung ayam di Manggar segera ditutup.

Lalu penyampaian dari fraksi Partai Demokrat Mieke Henny, salah satunya mengenai dengan hasil audit yang dapat disampaikan kepada masyarakat dan segera bersikap atas hasil audit tersebut. Fraksi Demokrat juga menegaskan agar direksi PDAM fokus kepada peningkatan pelayanan sambungan baru khususnya di wilayah yang masih minim merasakan sambungan air PDAM, memanfaatkan bangunan dan sarana prasarana yang selama ini mati suri alias tidak digunakan sesuai dengan peruntukannya. Mengkaji ulang penggunaan bahan penjernih air yaitu chemical kaporit, alum dan soda as karena tidak ada peningkatan kualitas airnya ketika menggunakan gas klor.

“Serta efisiensikan belanja pengadaan barang dan jasa, dari pemborosan keuangan untuk fokus pada belanja seperti pengadaan pipanisasi dan perluasan bahan baku air di semua wilayah kecamatan,” jelas Mieke yang mewakili fraksi Demokrat.

(Mys/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *