Pertamina Patra Niaga Kalimantan Perketat Pengawasan SPBU, Pastikan Takaran BBM Sesuai Hak Konsumen

FOTO: PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memperkuat pengawasan dan memastikan ketepatan takaran BBM di SPBU sebagai bentuk komitmen memberikan pelayanan transparan, nyaman, dan sesuai hak konsumen./doc.

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Regional Kalimantan menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas pelayanan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), terutama terkait ketepatan takaran bahan bakar minyak (BBM), kenyamanan, dan kepercayaan konsumen.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengawasan berkala terhadap operasional SPBU, pemeriksaan kesiapan sarana dan fasilitas, serta koordinasi dengan instansi pemerintah daerah yang membidangi metrologi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan BBM sesuai dengan jumlah yang dibayarkan.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan ketepatan takaran merupakan aspek penting yang harus dijaga dalam setiap pelayanan kepada konsumen.

“Kami memahami bahwa setiap liter BBM yang dibeli memiliki arti bagi masyarakat. Mereka berhak mendapatkan BBM sesuai dengan yang dibayarkan. Karena itu, setiap SPBU harus menjalankan standar pelayanan secara konsisten, mengutamakan kejujuran, serta memastikan konsumen dilayani dengan baik,” ujar Edi.

Menurutnya, pengawasan operasional menjadi salah satu upaya Pertamina untuk memastikan pelayanan di SPBU berjalan sesuai standar. Selain itu, koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan guna mendukung ketepatan takaran dan kesiapan sarana pengisian BBM.

Pertamina juga mendorong seluruh pengelola dan petugas SPBU agar memberikan pelayanan yang ramah, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Hal tersebut dinilai penting untuk menciptakan pengalaman pengisian BBM yang aman dan nyaman sekaligus menjaga kepercayaan konsumen.

Edi menegaskan, kualitas pelayanan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan BBM, tetapi juga mencakup kesiapan fasilitas, ketepatan takaran, serta sikap petugas dalam melayani masyarakat.

“Kami menegaskan bahwa hak konsumen harus menjadi perhatian dalam setiap pelayanan. Apabila ditemukan ketidaksesuaian, kami akan menindaklanjutinya dan memastikan langkah perbaikan dilakukan. Masukan masyarakat juga menjadi bagian penting dari evaluasi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan,” tegasnya.

Untuk mendukung pengawasan bersama, Pertamina mengimbau masyarakat agar turut memperhatikan proses pengisian BBM di SPBU. Salah satunya dengan memastikan angka pada layar dispenser menunjukkan posisi nol sebelum pengisian dimulai.

Konsumen yang membutuhkan penjelasan atau menemukan hal yang dinilai tidak sesuai juga dapat menyampaikannya secara langsung kepada petugas SPBU maupun melalui kanal pengaduan resmi Pertamina.

Partisipasi masyarakat tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan transparansi pelayanan sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi Pertamina dalam memperbaiki kualitas layanan di lapangan.

“Dengan semangat melayani sepenuh hati, kami terus berupaya menghadirkan pelayanan yang dapat diandalkan. Kami ingin setiap konsumen merasa dihargai, didengar, dan mendapatkan pelayanan yang baik saat mengisi BBM di SPBU,” tutup Edi.

Melalui pengawasan berkala dan peningkatan standar pelayanan, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan berharap kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan SPBU terus terjaga, sehingga kebutuhan BBM dapat terpenuhi dengan pelayanan yang mengutamakan hak dan kenyamanan konsumen.(*).

37

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *