Pesan Haru Istri di Tengah Proyek Kilang: “Pulang dengan Selamat, Pak”
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com — Pesan dari keluarga menjadi pengingat bagi para pekerja untuk selalu mengutamakan keselamatan kerja di proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) yang dikelola PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB).
Pesan tersebut disampaikan Nuryah, istri pekerja PT BIMA, Agus Setyawan, saat mengikuti program Family Visit di Area 37-ISBL, Jumat (18/9). Nuryah hadir dalam kegiatan Toolbox Meeting (TBM) untuk menyampaikan pesan keselamatan kepada suaminya dan para pekerja lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Nuryah mengingatkan para pekerja bahwa setiap aktivitas di lingkungan proyek memiliki risiko yang harus diantisipasi dengan menerapkan prosedur keselamatan kerja.
“Saya selalu terapkan berdoa sebelum bekerja, karena di sana ada keselamatan. Aku bilang begitu. Dan di rumah juga ada istri sama anak yang menunggu, mengharap Bapak pulang dengan selamat,” ujar Nuryah.
Ibu dua anak itu juga berpesan agar para pekerja konsisten menerapkan KARIB (Kajian Risiko Pribadi) sebelum dan selama melakukan pekerjaan.
“Untuk bapak-bapak, hati-hati ya dalam bekerja, berdoa sebelum bekerja, karena masih ada istri dan anak yang menunggu bapak-bapak di rumah pulang dengan selamat, sehat, tidak terjadi apa pun,” katanya.
Bagi Nuryah, kehadirannya di lingkungan proyek menjadi pengalaman yang berkesan. Ia mengaku bahagia sekaligus terharu karena mendapat kesempatan melihat langsung lingkungan kerja suaminya.
“Bahagia, terharu, ya bangga juga sih. Karena belum pernah ke sini, jadi terima kasih untuk PT KPB yang sudah memberikan apresiasi kepada suami saya,” ujarnya.
Menurut Nuryah, kondisi dan risiko pekerjaan di lingkungan kilang membuat doa sebelum bekerja menjadi kebiasaan yang selalu ia lakukan bersama suaminya.
VP Legal & Relation PT Kilang Pertamina Balikpapan Asep Sulaeman mengatakan, program Family Visit merupakan salah satu dari 12 inisiatif program budaya selamat yang dijalankan KPB untuk memperkuat perilaku aman para pekerja.
Program tersebut, kata dia, menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun kesadaran keselamatan melalui pendekatan yang melibatkan keluarga pekerja, khususnya di tengah aktivitas proyek RDMP Balikpapan yang telah melewati fase konstruksi dan menuju tahapan berikutnya menjelang target start-up.
“Melalui pendekatan humanis ini, perusahaan berharap setiap pekerja senantiasa mengingat bahwa keselamatan diri bukan hanya untuk dirinya sendiri, melainkan juga untuk orang-orang tercinta yang menanti di rumah,” ungkap Asep.
Program Family Visit akan terus dilaksanakan di sejumlah area kerja lainnya sebagai bagian dari komitmen KPB dalam membangun dan memperkuat budaya keselamatan kerja secara berkelanjutan.(*).
32
