Pipa Kuning Berbentuk Labirin, Ada Peran Penting dalam Menjaga Ketahanan Pangan

FOTO: Pipa berwarna kuning aliran gas menuju PT Pupuk Kaltim untuk ketahanan pangan. (Ries).

BONTANG, Metrokaltim.com – Di balik aktivitas industri PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) di Kota Bontang, Kalimantan Timur, terdapat aliran gas yang berperan penting dalam menjaga keberlangsungan produksi pupuk. Melalui jaringan pipa kuning yang membentang di kawasan industri, gas disalurkan untuk memenuhi kebutuhan sejumlah konsumen, termasuk industri pupuk yang mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional.

Di area Stasiun Kompresor Gas (SKG) Bontang, jaringan pipa saling terhubung membentuk sistem distribusi yang kompleks. Setiap bagian jaringan tersebut memiliki peran dalam menyalurkan gas kepada konsumen, mulai dari industri pupuk hingga sektor energi.

Sekilas, pipa-pipa itu tampak seperti rangkaian besi yang membentang di kawasan industri. Namun, di balik jaringan tersebut, terdapat tanggung jawab besar untuk memastikan penyaluran gas tetap andal sehingga kegiatan produksi konsumen dapat berlangsung sesuai kebutuhan.

Section Head Operation Pertamina Gas Operation Kalimantan Area, Lina Iryanti, menjelaskan bahwa SKG Bontang merupakan salah satu bagian penting dalam mendukung penyaluran gas kepada sejumlah konsumen.

“Ini adalah piping system yang ada di SKG Bontang untuk menyalurkan gas ke Pupuk Kaltim, KPI, KMI, termasuk ke PLN, KDM, dan lainnya,” ujar Lina.

Menurut Lina, penyaluran gas ke PT Pupuk Kalimantan Timur menjadi salah satu fokus operasional. Pasokan tersebut digunakan untuk mendukung kegiatan produksi di sejumlah unit pabrik, yakni PKT 1A, PKT 2, PKT 3, PKT 4, dan PKT 5.

Kelancaran pasokan gas menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan produksi pupuk urea, NPK, dan amonia. Produk-produk tersebut berperan dalam menunjang sektor pertanian dan industri yang berkaitan erat dengan ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Untuk menjaga kelancaran penyaluran, koordinasi rutin dengan konsumen dan pemangku kepentingan menjadi bagian dari upaya mempertahankan keandalan operasional. Pembahasan meliputi kebutuhan gas, nominasi penyaluran, rencana pemeliharaan tahunan atau turnaround (TA), hingga berbagai kebutuhan teknis lainnya.

Setiap rencana pemeliharaan perlu diperhitungkan secara cermat agar pelaksanaannya tidak mengganggu kesinambungan pasokan gas kepada konsumen.

Lina menuturkan, kebutuhan gas di Kalimantan Timur didukung sejumlah pemasok, antara lain PHM, PHKT, PHSS, ENI, dan Mubadala. Para pemasok tersebut berkolaborasi dengan dukungan SKK Migas untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan gas.

“Sebagai transporter untuk konsumen domestik, kami sepakat bahwa kebutuhan dalam negeri harus diprioritaskan. Ketahanan pangan dan ketahanan energi nasional menjadi tujuan utama negara kita,” kata Lina.

Selain koordinasi dengan konsumen dan pemasok, pemantauan operasional juga dilakukan melalui ruang kendali (control room). Dari ruangan tersebut, para pekerja memantau kondisi operasional dan menjaga kestabilan tekanan gas yang disalurkan menuju pabrik Pupuk Kaltim. Pemantauan dilakukan selama 24 jam untuk mendukung kelancaran penyaluran gas.

Komitmen menjaga keandalan penyaluran gas menunjukkan bahwa ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada lahan pertanian dan hasil panen. Di baliknya, terdapat rangkaian proses industri, distribusi energi, serta kerja sama berbagai pihak yang saling mendukung.

Dari kantor operasional di Jalan Pupuk Raya Nomor 15 hingga jaringan pipa yang membentang di kawasan industri Bontang, upaya menjaga kelancaran penyaluran gas menjadi bagian dari proses yang mungkin tidak banyak terlihat oleh masyarakat. Namun, keandalan penyaluran tersebut turut mendukung keberlangsungan produksi industri yang menjadi bagian dari rantai pasok kebutuhan masyarakat.

Di balik setiap aliran gas yang terjaga, terdapat peran penting dalam mendukung produksi pupuk, menunjang sektor pertanian, dan menjaga ketahanan pangan Indonesia.

Penulis: Ries

Editor: Alfa

41

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *