Politik Identitas Berbahaya Bagi Negeri, GEPAK Kuning Kaltim Tolak Poltik Identitas

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Genderang perang poltik mulia di tabuh di seluruh tanah air Indonesia pada pemilu presiden dan wakil presiden tahun 2024 mendatang. Para calon yang ingin maju sudah mulai melakukan safari politiknya di berbagai daerah yang di anggap sebagai lumbung suara.

Namun ada gelombang penolakan safari politik mantab Gubernur DKI Anies Baswedan yang di Gaungkan oleh Ormas Daerah di Kalimantan Timur.

Gerakan Putera Asli Kalimantan (GEPAK) Kuning Kaltim menolak politik identitas yang di lakukan oleh Anies Baswedan dalam melakukan safari politiknya di beberapa daerah.

” Kita tidak ingin ada perpecahan hanya karena ingin mencapai satu tujuan, kita ajrus menjunjung tinggi Bhineka Tunggal Ika,” tegas ketua umum GEPAK Kuning Kaltim Suriansyah, pada Rabu (16/ 11/ 2022).

GEPAK Kuning yang merupakan salah satu ormas Kalimantan Timur bereaksi keras dengan menyerukan kepada anggotanya di wilayah Kaltim untuk konsisten kampanyekan Persatuan dan Kebhinekaan, tolak Khilafah Dan Politik Identitas.

” Saya juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat akan bahayanya safari politik identitas yang di lakukan oleh Anies Baswedan,” ujar Prof sapaan akrabnya.

Mantan Gubernur DKI yang sudah di nobatkan sebagai Bapak Politik Identitas agar tidak blusukan ke daerah Kaltim yang suasana kondusif dan harmonis dengan kebhinekaan-nya jangan sekali-kali menodainya dengan modus Politik Identitas untuk kepentingan kekuasaan tahun 2024 mendatang,” bebernya.

Gerakan politik Anies Baswedan dan pendukungnya harus disikapi dengan kewaspadaan oleh pihak aparat terkait. Keamanan Kalimantan Timur terancam jika hal tersebut di Gaungkan di Kalimantan Timur.

“Jangan adu domba masyarakat Kaltim yang bermartabat berbudaya kalau hanya untuk kepentingan kekuasaan dengan menggunakan politik identitas. Saya selaku ketua umum GEPAK Kuning Kaltim sudah menginstruksikan para kader pecinta NKRI untuk membuat pos-pos pemantau pergerakan kelompok politik identitas. Kami tidak mengancam tetapi sekedar mengingatkan potensi terjadinya gesekan horizontal ,” Seru Prof.

Kami akan bekerja sama dengan elemen masyarakat lain untuk mengingatkan ancaman integritas bangsa jika kepentingan politik identitas yang gila tersebut dilakukan mengatasnamakan agama. Penolakan yang kami lakukan tidak terbatas hanya di Kaltim tetapi seluruh Nusantara, terlebih saat ini Kaltim sebagai IKN Nusantara. Persatuan dan kesatuan bangsa ini lebih penting daripada ambisi kekuasaan. Pungkas Suriansyah. (Ries).

Leave a Reply

Your email address will not be published.