Polresta Balikpapan Pantang Menyerah Melawan Covid-19, Terus Giat Kampanyekan Prokes

Balikpapan, Metrokaltim.com – Sembilan bulan sudah, sejak diumumkan kasus positif pertama oleh pemerintah Balikpapan pada pertengahan Maret 2020, Coronavirus disease 2019 (Covid-19) mewabah di Balikpapan. Namun hingga kini, serangan virus asal Wuhan, Tiongkok, itu belum mereda.

Meski bencana bukan alam itu belum usai, tak membuat semangat kepolisian kendor. Kepolisian Resor Kota (Polresta) Balikpapan bersama jajarannya terus giat mengampanyekan protokol kesehatan (prokes). Dengan harapan, laju penularan Covid-19 bisa dibendung.

Kepala Polresta Balikpapan, Komisaris Besar Polisi Turmudi mengatakan, pada Senin (16/11) ini pihaknya melalui Kepolisian Sektor (Polsek) Balikpapan Selatan mengampanyekan prokes di Pasar Sepinggan, Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan. Tempat itu dipilih karena dinilai rawan terjadinya kerumunan massa.

“Ya, berdasarkan pantuan kami, di sana banyak masyarakat yang sedang lalu-lalang atau pergi dan pulang dari pasar,” katanya kepada Metro Kaltim.

Di pasar tradisional itu, lanjut Turmudi, petugas kepolisian memberikan imbauan agar warga selalu menerapkan prokes dalam beraktivitas. Mereka mendatangi warga satu per satu maupun berkelompok, baik pedagang ataupun pembeli, untuk mengampanyekan prokes ini.

“Kami memberikan imbauan agar warga selalu menggunakan masker, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan dengan sabun menggunakan air yang mengalir atau hand sanitizer,” sebut perwira melati tiga itu.

Turmudi pun memastikan, aparat kepolisian tidak akan menyerah melawan Covid-19. Pihaknya akan terus mengampanyekan prokes sampai corona benar-benar dinyatakan lenyap di Balikpapan. Hal ini dilakukan sebagai bukti nyata upaya Polresta Balikpapan dalam menanggulangi pagebluk.

“Walaupun hanya mengampanyekan protokol kesehatan, tapi kalau dilakukan secara konsisten, pasti bisa menekan angka penyebarannya,” pungkas pria berkacamata itu.

(Sur/ryan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *