Polsek Balikpapan Utara Dalami Kasus Begal Viral, Dua Terduga Oknum TNI Diserahkan ke Pomdam VI/Mulawarman

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Polsek Balikpapan Utara masih mendalami kasus pencurian dengan kekerasan (begal) yang sempat viral di media sosial. Kepolisian memastikan proses penyidikan dilakukan secara intensif, termasuk pengumpulan alat bukti tambahan untuk mengungkap seluruh pelaku yang terlibat dalam peristiwa tersebut di wilayah hukum Kota Balikpapan.

Kapolsek Balikpapan Utara, Kompol Muhammad Rezsa, menyampaikan bahwa kasus ini telah teregister dalam Laporan Polisi Nomor LP/B/93/III/2026/SPKT/Polsek Balikpapan Utara/Polresta Balikpapan/Polda Kalimantan Timur tertanggal 30 Maret 2026. Peristiwa itu terjadi pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 01.30 Wita di Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Karang Jati, Balikpapan Tengah.

Pelapor dalam perkara ini adalah Yudha Suparmadi (22), seorang mahasiswa. Ia melaporkan kehilangan uang tunai sekitar Rp600 ribu serta satu unit jam tangan merek Cardif berwarna kuning keemasan. Selain mengalami kerugian materi, korban juga sempat mendapat kekerasan fisik dari para pelaku saat kejadian berlangsung.

Kronologi kejadian, lanjut Kompol Rezsa, bermula ketika korban berangkat seorang diri menuju SPBU sekitar pukul 01.10 Wita. Saat melintas di persimpangan lampu merah Jalan Jenderal Suprapto, korban melihat dua sepeda motor yang menerobos lampu merah dengan masing-masing membawa penumpang. Kedua kendaraan tersebut diduga mulai mengikuti pergerakan korban hingga ke jalur berikutnya.

Dalam perjalanan menuju SPBU Karang Anyar, korban merasa terus dibuntuti hingga memasuki area tikungan. Kedua sepeda motor itu kemudian memotong laju korban dari arah depan dan samping. Saat korban berusaha berbelok, salah satu kendaraan menghadang dari sisi kiri, sementara kendaraan lainnya menarik korban hingga terjatuh dari sepeda motor.

“Setelah korban terjatuh, sekitar tiga orang pelaku melakukan pemukulan dan penendangan. Korban berusaha menyelamatkan diri hingga terdengar teriakan warga sekitar, yang kemudian membuat para pelaku melarikan diri. Salah satu pelaku sempat mencoba membawa sepeda motor korban, namun gagal karena kunci kendaraan masih dipegang oleh korban,” jelas Rezsa.

Polisi juga mengungkapkan bahwa penyelidikan tidak hanya mengandalkan keterangan saksi, tetapi juga memperkuat analisis rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian. Selain itu, petugas turut mengumpulkan sejumlah foto dan bukti pendukung lainnya untuk mengidentifikasi para pelaku.

Dari hasil penelusuran awal rekaman CCTV, aparat menduga dua pelaku merupakan anggota TNI berdasarkan identifikasi kendaraan yang digunakan saat kejadian. Dugaan tersebut masih didalami lebih lanjut melalui koordinasi lintas instansi.

“Dua pelaku yang diduga anggota TNI sudah kami serahkan ke Pomdam VI Mulawarman, sementara dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran dan menjadi fokus utama penyidik Polsek Balikpapan Utara,” ujarnya.

Kapolsek Balikpapan Utara, Kompol Muhammad Rezsa, menegaskan bahwa penyidikan dilakukan secara profesional, terukur, dan transparan dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Ia memastikan seluruh pelaku akan diungkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.

Penulis; Ries

Editor: Alfa

112

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.