Ratusan Mahasiswa Balikpapan Dibekali Literasi Media, Kilang Pertamina Gandeng IJTI dan Kepolisian

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Lebih dari 300 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Balikpapan mengikuti sosialisasi literasi media yang digelar oleh PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit V Balikpapan. Kegiatan berlangsung di Eks Bioskop Banua Patra dan menghadirkan narasumber dari kalangan jurnalis hingga kepolisian.

Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kemampuan generasi muda dalam menyaring informasi di tengah derasnya arus digital. Selain pemaparan tentang profil dan operasional Kilang Balikpapan, peserta memperoleh materi mengenai praktik jurnalistik, verifikasi informasi, serta tantangan disrupsi media.

Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang RU V Balikpapan, Dodi Yapsenang, mengatakan bahwa mahasiswa saat ini memegang peran ganda sebagai konsumen sekaligus produsen konten.

“Di era digital, setiap individu dapat menjadi penyebar informasi. Karena itu, kemampuan memverifikasi, memahami etika bermedia, dan menghindari hoaks menjadi kebutuhan mendasar,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.

Materi literasi media disampaikan oleh perwakilan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Balikpapan, Andrie Aprianto yang merupakan Jurnalis TVRI Kaltim, mengulas proses kerja jurnalistik dan pentingnya akurasi sebelum publikasi. Sementara itu, sesi berikutnya menghadirkan anggota kepolisian yang juga dikenal sebagai komika, Gamayel. Dengan pendekatan komunikatif, ia menjelaskan konsekuensi hukum penyebaran hoaks serta etika penggunaan media sosial.

Diskusi interaktif mewarnai jalannya kegiatan. Mahasiswa mengangkat isu personal branding, strategi mengenali disinformasi, hingga peran anak muda dalam menjaga ruang digital yang sehat. Panitia juga menyisipkan kuis dan pembagian cinderamata untuk meningkatkan partisipasi peserta.

Melalui program ini, Kilang Balikpapan menegaskan komitmennya tidak hanya pada sektor energi, tetapi juga pada penguatan kapasitas masyarakat, khususnya generasi muda, dalam membangun ekosistem informasi yang kritis dan bertanggung jawab. (*).

194

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.