Muzani Puji Desain Gedung Legislatif IKN, Dinilai Kokoh dan Penuh Wibawa

FOTO; Ketua MPR RI Ahmad Muzani meninjau lokasi pembangunan gedung legislatif di Ibu Kota Nusantara, menilai desain baru semakin kokoh, representatif, dan mencerminkan kewibawaan simbol negara/ Ries.

NUSANTARA, Metrokaltim.com – Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menyatakan persetujuannya terhadap konsep desain gedung legislatif dan yudikatif di kawasan Ibu Kota Nusantara. Hal tersebut disampaikan usai dirinya meninjau langsung lokasi yang direncanakan menjadi pusat pembangunan gedung legislatif di ibu kota baru.

Menurut Muzani, desain yang diusung tidak hanya representatif sebagai simbol negara, tetapi juga memiliki nilai estetika yang kuat. Ia menilai lokasi pembangunan yang berada di kawasan perbukitan atau dataran tinggi memberikan kesan megah sekaligus menambah kewibawaan bangunan negara.

“Desainnya sangat baik, representatif, dan lokasinya yang berada di ketinggian memberikan nilai estetika sekaligus kewibawaan tersendiri bagi gedung negara,” ujar Muzani.

Ia juga menegaskan bahwa perubahan desain yang dilakukan tidak menjadi kendala berarti dalam proses pembangunan. Menurutnya, penyesuaian desain justru merupakan bagian dari penyempurnaan agar bangunan yang dihasilkan lebih sesuai dengan visi besar pembangunan IKN.

Lebih lanjut, Muzani menjelaskan bahwa revisi desain yang dilakukan atas arahan Presiden justru memperkuat karakter bangunan. Ia menilai, perubahan tersebut membuat tampilan gedung menjadi lebih kokoh dan mencerminkan simbol kenegaraan yang kuat.

“Perubahan desain ini tidak menjadi masalah, justru memperkuat karakter bangunan agar lebih kokoh dan mencerminkan simbol negara yang kuat.” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, menjelaskan bahwa filosofi utama dalam pembangunan gedung legislatif tersebut adalah mencerminkan ketegasan, kelurusan, dan kewibawaan dalam menjalankan pemerintahan.

Menurut Basuki, nilai-nilai tersebut diterjemahkan ke dalam desain arsitektur yang tidak hanya berfungsi secara struktural, tetapi juga memiliki makna simbolis bagi kepemimpinan negara. Ia menekankan bahwa gedung MPR yang akan dibangun di IKN diharapkan menjadi representasi karakter bangsa Indonesia.

“Filosofi desain ini mencerminkan ketegasan, kelurusan, dan kewibawaan dalam menjalankan pemerintahan” ucapnya.

Basuki menambahkan, desain arsitektur yang dirancang juga mempertimbangkan aspek keberlanjutan dan keserasian dengan lingkungan sekitar. Dengan demikian, gedung legislatif di IKN tidak hanya menjadi pusat aktivitas pemerintahan, tetapi juga simbol kemajuan dan identitas nasional.

Pembangunan gedung legislatif dan yudikatif di IKN merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memindahkan pusat pemerintahan dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Proyek ini diharapkan dapat mendorong pemerataan pembangunan serta menciptakan pusat pemerintahan yang modern dan berkelanjutan di masa depan.

Penulis; Ries

Editor: Alfa

128

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.