Ringankan Beban, Wali Kota Samarinda Kunjungi Korban Kebakaran

Samarinda, Metrokaltim.com – Respons cepat Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat mendapat kabar warganya mengalami musibah kebakaran yang terjadi di Jalan Pangeran Bendahara, Kecamatan Samarinda, pada Jumat (26/2) kemarin, langsung ditunjukkannya.

Wali Kota yang baru dilantik dua ini langsung turun ke meninjau langsung ke lapangan bersama Kepala Dinas Sosial, Ridwan Tassa, pada Sabtu (27/2) sore.

Kedatangan Andi Harun untuk menyambangi para korban kebakaran tidak dengan tangan kosong sejumlah bantuan berupa sembako turut dibawanya. Untuk meringankan beban penderitaan para warganya.

Tak hanya sembako, dan perlengkapan kebutuhan para korban saja, Andi Harun juga menyerahkan uang santunan secara pribadi sebesar Rp. 5 juta.
Selain untuk menengok langsung para korban, kunjungan wali kota ini juga untuk mencari informasi apa yang menjadi penyebab kebakaran tersebut.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat mengunjungi para korban kebakaran.

“lnformasinya karena kabel listrik yang sudah tua akhirnya terjadi korsleting dan terjadi kebakaran,” ungkap Andi Harun saat berada di lokasi kejadian.

Meski tidak ada korban jiwa, Andi Harun sangat prihatin dengan apa yang menimpa warganya. Dia pun berharap kejadian ini menjadi pembelajaran untuk masyarakat agar lebih memperhatikan lagi masalah instalasi listrik di rumah masing-masing, khususnya di lokasi padat penduduk.

Bahkan dia sudah meminta camat dan lurah untuk selalu menyosialisasikan tentang instalasi listrik yang rawan terjadinya korsleting.

“Saya sudah meminta camat dan lurah untuk selalu memonitor di wilayah yang padat dengan pemukiman dengan bangunan kayu, untuk selalu menyosialisasikan rawannya korsleting listrik,” ucapnya.

Untuk diketahui, kejadian kebakaran rumah itu menghanguskan 12 unit rumah, dan tiga rumah bangsal 13 pintu. Akibatnya 108 jiwa harus kehilangan tempat tinggalnya dan mengungsi ke tenda darurat serta rumah sanak family.

(riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *