Samarinda Terapkan PPKM Level 4, Ini Sejumlah Pembatasan yang Dilakukan Pemkot

Samarinda, Metrokaltim.com – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 juga mulai diterapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Hal ini dilakukan untuk menekan angka laju penyebaran covid-19 di Kota Tepian.

Penerapan PPKM level 4 yang berlaku hingga 2 Agustus 2021 mendatang ini tertuang dalam surat intruksi Wali Kota Samarinda Nomor 4 tahun 2021, yang ditandatangani, Minggu (25/7). Pasca terbitnya instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 25 tahun 2021 tentang PPKM level 4 Covid-19 di Kalimantan Timur (Kaltim).

“Kami menginstruksikan kepada Camat, Lurah dan OPD Pemerintah Kota Samarinda untuk melaksanakan PPKM level 4 sampai ke tingkat RT,” terang Wali Kota Samarinda, Andi Harun, saat konferensi pers di Balai Kota Samarinda, pada Senin (26/7) sore.

Sejumlah kebijakan diambil dalam surat tersebut, seperti menutup sementara pusat perbelanjaan atau mal, kecuali akses menuju restoran, supermarket, apotek, toko yang menjual kebutuhan sehari-hari dan pasar swalayan.

“Untuk restoran hanya boleh melayani delivery/take away dan tidak menerima makan di tempat. Sementara operasional supermarket juga dibatasi hanya sampai pukul 20.00 Wita dengan kapasitas maksimal pengunjung 50 persen,” ungkapnya.

Sedangkan rumah makan dan cafe dengan skala kecil dapat melayani makan di tempat (dine in) dengan kapasitas 25 persen selama 25 menit.

“Tapi ingat harus protokol kesehatan ketat, memakai masker, mencuci tangan,” tegas orang nomor satu di lingkungan Pemkot Samarinda ini.

Sementara itu, untuk kegiatan sosial kemasyarakatan seperti pesta pernikahan ditiadakan untuk sementara waktu demi mencegah penyebaran virus corona.

“Khusus apotek dan toko obat di Samarinda, boleh beroperasi 24 jam nonstop selama PPKM level 4,” sebut Andi Harun.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan waspada, mematuhi ketentuan-ketentuan yang ada, disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, dan mendukung kerja-kerja aparat pemerintah dan relawan dalam menangani pandemi Covid-19.

“Kami imbau, hindari kepanikan. Kegiatan kita tetap berjalan layaknya sebelum PPKM level 4. Saya yakin, jika bersatu kita kuat. Mari kita saling menguatkan dan mendoakan agar bisa menekan penyebaran Covid-19 ini,” tandasnya.

(adv/mk/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *