Sinergi TNI-Polri dan Pemda Menguat, Kaltim Dipastikan Tetap Kondusif Saat Ramadan
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Penguatan stabilitas keamanan dan literasi informasi publik menjadi pesan utama dalam agenda Safari Ramadan yang digelar di Markas Kodam VI/Mulawarman, Balikpapan, Selasa (3/3/2026). Kegiatan yang dirangkai dengan buka puasa bersama itu dihadiri Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) RI Djamari Chaniago.
Agenda tersebut mempertemukan unsur pemerintah pusat dan daerah, TNI-Polri, serta tokoh masyarakat dalam satu forum silaturahmi yang menekankan pentingnya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah strategis seperti Kalimantan Timur.
Turut hadir dalam kegiatan itu Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, Pangdam VI/Mulawarman Krido Pramono, Wakapolda Kaltim Adrianto Jossy Kusumo, jajaran Forkopimda provinsi dan Kota Balikpapan, serta tokoh agama, adat, dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Kaltim menilai kunjungan Menkopolkam menjadi dukungan moral bagi daerah yang kini memegang peran penting sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara. Menurutnya, stabilitas daerah menjadi prasyarat utama dalam memastikan keberlanjutan pembangunan dan menjaga kepercayaan publik.
Ia menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor harus berlanjut di luar momentum seremonial. Sinergi antarlembaga, kata dia, menjadi kunci menjaga Kalimantan Timur tetap aman dan siap menghadapi dinamika nasional.
Sementara itu, Menkopolkam menggarisbawahi pentingnya kerja kolektif seluruh elemen bangsa dalam menjaga persatuan dan kepentingan nasional. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak jelas sumbernya berpotensi memicu keresahan sosial dan mengganggu stabilitas. Karena itu, masyarakat diminta lebih cermat dalam menerima dan membagikan informasi, terutama di era digital yang serba cepat.
Dari sisi pengamanan wilayah, Wakapolda Kaltim menegaskan kesiapan institusinya mendukung kebijakan pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam menjaga kondusivitas selama Ramadan. Ia menyebut soliditas TNI-Polri bersama pemerintah daerah menjadi fondasi penting dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.
Ajakan menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi turut disampaikan kepada masyarakat. Stabilitas keamanan, menurutnya, bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan hasil partisipasi bersama seluruh komponen masyarakat.
Melalui Safari Ramadan ini, pesan yang mengemuka bukan semata mempererat silaturahmi, tetapi juga mempertegas komitmen bersama dalam menjaga keamanan, memperkuat literasi informasi, serta memastikan Kalimantan Timur tetap kondusif di tengah perannya yang semakin strategis di tingkat nasional.
241
