Sprinto Hadir dengan Torsi 195 Nm,Dorong Mobilitas Rendah Emisi di Perkotaan
Nita menjadi salah satu pengunjung yang menjajal Indomobil eMotor Sprinto dalam roadshow nasional kendaraan listrik di Pour Cafe and Carwash, Jalan Asnawi Arbain, Balikpapan, Selasa (13/1/2026). Foto: Ries
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Pasar kendaraan listrik roda dua di Kalimantan Timur kembali mendapat tambahan pilihan. PT Indomobil eMotor Internasional memperkenalkan Sprinto, motor listrik bergaya sporty yang dirancang untuk menunjang mobilitas masyarakat perkotaan. Kota Balikpapan menjadi lokasi peluncuran perdana dalam rangkaian roadshow nasional kendaraan listrik, Selasa (13/1/2026).
Pemilihan Balikpapan bukan tanpa alasan. Kota ini dikenal memiliki tingkat aktivitas harian yang tinggi dengan kontur jalan beragam, sekaligus menunjukkan peningkatan minat terhadap moda transportasi ramah lingkungan. Sprinto diposisikan sebagai kendaraan bebas emisi yang tetap menawarkan performa dan kenyamanan untuk penggunaan sehari-hari.
CEO PT Indomobil eMotor Internasional, Pius Wirawan, menyebut karakter masyarakat Balikpapan sejalan dengan konsep yang diusung Sprinto. Motor listrik ini ditujukan bagi pengguna dengan gaya hidup aktif yang membutuhkan kendaraan efisien dan modern.
Peluncuran Sprinto di Balikpapan dikemas dalam bentuk pameran selama satu bulan di Pour Cafe and Carwash, Jalan Asnawi Arbain. Dalam kesempatan tersebut, Indomobil juga memberikan penawaran harga khusus bagi konsumen yang melakukan pembelian langsung di lokasi pameran.
Dari sisi teknis, Sprinto mengandalkan motor listrik berdaya 3,5 kW dengan torsi maksimum 195 Nm. Konfigurasi tersebut membuat motor ini responsif di berbagai kondisi lalu lintas perkotaan, termasuk saat menghadapi tanjakan atau kemacetan.
Sprinto mampu melesat dari kecepatan 0 hingga 50 km/jam dalam 6,4 detik, dengan kecepatan puncak mencapai 90 km/jam. Daya jelajahnya didukung baterai lithium berkapasitas 2,45 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 110 kilometer dalam sekali pengisian.
Penempatan baterai di bagian bawah rangka turut berkontribusi pada kestabilan kendaraan. Sistem pengisian dayanya juga telah dilengkapi fitur pengaman, sehingga dapat dilakukan di rumah dengan aman.
Sprinto hadir dengan dimensi yang dirancang untuk kebutuhan perkotaan, yakni panjang 1.980 mm, lebar 745 mm, tinggi 1.115 mm, serta ground clearance 150 mm. Ukuran tersebut memungkinkan motor tetap lincah di jalan sempit maupun stabil di permukaan yang tidak rata.
Indomobil membekali Sprinto dengan sejumlah fitur pendukung keselamatan dan kenyamanan, seperti Traction Control System, Hill Start Assist, Combi Brake Assist, hingga sistem keyless. Fitur tambahan seperti Reverse Mode, Push Assist Mode, Regenerative Braking, Emergency Mode, dan Anti-Theft Alarm juga disematkan.
Perlindungan komponen kelistrikan berstandar IP67 memastikan ketahanan terhadap air dan debu. Sementara itu, panel instrumen layar sentuh dengan tampilan G-Force Ready, Active Bluetooth Speaker, serta konektivitas aplikasi Indomobil eMotor memungkinkan pengguna memantau kondisi kendaraan secara real-time.
Sales Area Kalimantan PT Indomobil eMotor Internasional, Fikky Andrianto, menyampaikan bahwa Sprinto dikembangkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan motor listrik yang mudah digunakan tanpa mengorbankan performa.
Di Balikpapan, Sprinto dipasarkan dengan harga Rp 27.450.000 on the road (OTR). Konsumen dapat memilih lima varian warna, yakni Velocity Red, Lightning White, Turbo Green, Blitz Yellow, dan Flash Grey.
Respons awal masyarakat terbilang positif. Nita, warga Kariangau yang sempat mencoba Sprinto, mengaku tidak mengalami kesulitan meski baru pertama kali mengendarai motor listrik.
Menurutnya, karakter tarikan yang halus membuat pengalaman berkendara terasa nyaman, baik saat digunakan sendiri maupun berboncengan.
Dengan minat tersebut, Balikpapan dinilai memiliki peluang besar dalam memperluas penggunaan kendaraan listrik dan mendukung upaya transisi menuju sistem transportasi yang lebih berkelanjutan.
Penulis: Ries
Editor: Alfa
217
