Volume Sampah Ramadan di Balikpapan Terkendali, DLH Antisipasi Lonjakan Saat Lebaran
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memastikan volume sampah selama Ramadan 2026 masih dalam kondisi normal. Hingga awal bulan suci, belum terlihat adanya peningkatan signifikan sampah yang masuk ke TPA Manggar.
Kepala DLH Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, menjelaskan rata-rata produksi sampah harian pada kondisi normal mencapai sekitar 550 ton. Namun, melalui program pengurangan sampah dari sumber, volume yang benar-benar masuk ke tempat pemrosesan akhir dapat ditekan hingga kisaran 380–400 ton per hari.
Menurutnya, meski aktivitas masyarakat cenderung meningkat selama Ramadan—terutama pada sektor konsumsi rumah tangga—kondisi tersebut belum berdampak pada lonjakan timbulan sampah secara keseluruhan.
DLH tetap mewaspadai potensi peningkatan volume sampah menjelang dan saat Hari Raya Idulfitri. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, jumlah sampah pada malam takbiran hingga hari pertama Lebaran dapat melonjak hingga dua kali lipat. Jika dalam kondisi normal volume sampah terangkut sekitar 400 ton per hari, maka pada puncak perayaan bisa mencapai 600 hingga 800 ton per hari.
Sudirman menilai stabilnya volume sampah selama Ramadan tidak terlepas dari implementasi kebijakan pengurangan sampah dari sumber. Kebijakan tersebut mengacu pada Peraturan Daerah Kota Balikpapan Nomor 4 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Sampah, yang menekankan upaya pengurangan sejak dari rumah tangga, sekolah, hingga perkantoran.
DLH mengimbau masyarakat untuk tetap konsisten menerapkan pemilahan dan pengurangan sampah guna menekan potensi lonjakan saat periode Lebaran.
Penulis: Ries
Editor: Alfa
197
