Warga Berharap Perbaikan Drainase Bisa Terealisasi, Untuk Atasi Banjir

Balikpapan, Metrokaltim.com – Dalam masa persidangan II tahun 2021 Wakil Ketua DPRD Balikpapan Sabaruddin Panrecalle menggelar kegiatan reses di Jalan Mulawarman RT 11 Kelurahan Lamaru, Kecamatan Balikpapan Timur, Jumat (4/6) malam.

Sabaruddin Panrecalle mengatakan, kali ini dirinya sengaja mengadakan reses di RT 11 dan 27 Lamaru, lantaran lokasi itu masih menjadi keluhan masyarakat karena sering banjir, ditambah lagi perbaikan drainase di RT 11 belum memadai.

“Dan alhamdulillah keluhan itu sudah dituntaskan dengan baik, meskipun masih ada beberapa titik yang masih rusak karena paritnya belum terakomodasi. Insyaallah dalam waktu dekat bisa diselesaikan,” kata Sabaruddin usia kegiatan reses, Jumat (4/6) malam.

Bahkan warga RT 11 meminta untuk dibuatkan drainase dan parit di RT 27 untuk mengatasi permasalahan banjir. Menurutnya permasalahan drainase dan semenisasi dalam kegiatan reses menjadi tranding topik.

“Dan itu hal yang lumrah yang kami dapatkan, meski tidak semua usulan terakomodir, paling tidak di RT 11 dan RT 27 ini usulan sudah hampir kami rampungkan. Kenapa kami mengambil tempat disini, karena ini selalu banjir walau hujan sebentar saja,” akunya.

Sedangkan untuk semenisasi yang belum terealisasi dapat diusulkan kembali secara tulisan yang ditandatangani Ketua RT dan dilampirkan ukuran serta dokumentasi, setelah itu serahkan ke dirinya agar tidak tercecer.

Yang paling utama yakni permasalahan drainase, karena dari hulu ke hilir tidak berbanding lurus sehingga perlu adanya perbaikan dari bagian hilir. Ia berharap dalam anggaran perubahan atau anggaran murni dapat menyelesaikan permasalahan ini.

“Sebagai anggota dewan wilayah Balikpapan Timur merasa punya tanggung jawab. Mungkin hal-hal yang klasik ini yang kami rasakan,” paparnya.

Selain itu, warga juga menyampaikan aspirasi perihal tempat pengajian anak-anak (TPA) bisa segera dibangunkan, karena selama ini masih menumpang di masjid. Ditambah lagi tidak adanya posyandu di RT 11. Berkaitan dengan TPA, ketika ada lokasi atau tanah yang dihibahkan ia meminta untuk di buatkan proposal, legalitas tanah, nama yayasan atau TPA.

“Anggarannya akan diusulkan sebelum bulan Agustus. Kami diskusikan dan akan digiring. Setelah masuk bisa dikerjakan pada tahun 2022 kalau disetujui. Karena banyak usulan yang masuk dari anggota dewan, tetapi sekuat tenaga kami memperjuangkan dan realisasikan,” tuturnya.

(Mys/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *