Wawali Balikpapan Dorong Pendidikan Seni Musik untuk Tumbuhkan Kreativitas Anak
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com — Wakil Wali Kota Balikpapan, Dr. Ir. H. Bagus Susetyo, mengapresiasi kegiatan pertunjukan seni musik yang menampilkan anak-anak didik HDC Music School.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan anak tidak hanya berfokus pada kemampuan akademis, tetapi juga perlu memberikan ruang bagi kreativitas dan pengembangan bakat.
Bagus menyampaikan, kreativitas di bidang seni merupakan salah satu potensi yang dapat dikembangkan menjadi bekal bagi anak-anak di masa depan, termasuk sebagai peluang profesi dalam industri kreatif.
“Atas nama Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, kami mengapresiasi kegiatan seperti ini karena merupakan bentuk kreativitas anak-anak,” ucap Bagus saat ditemui media, Minggu (16/8/2026).
Ia menilai pendidikan formal memang penting untuk membangun kemampuan akademis anak. Namun, pendidikan nonformal di bidang seni juga memiliki peran dalam membentuk kepercayaan diri, kreativitas, serta kemampuan anak untuk mengekspresikan diri.
Menurutnya, penampilan para siswa HDC Music School menunjukkan bahwa anak-anak Balikpapan memiliki potensi yang dapat terus dikembangkan.
“Tidak hanya dari sisi formal, tetapi ada kreativitas yang nantinya mungkin bisa menjadi salah satu profesi,” katanya.
Bagus menambahkan, pengembangan kreativitas dan ekonomi kreatif juga sejalan dengan program Pemkot Balikpapan. Karena itu, ruang-ruang bagi anak untuk berkarya dan mengembangkan minat di bidang seni dinilai perlu terus didukung.
Ia juga mengapresiasi HDC Music School yang telah menyediakan fasilitas pembelajaran musik bagi masyarakat. Berbagai alat musik tersedia untuk menunjang proses belajar, mulai dari drum, piano klasik dan kreasi, biola, hingga gitar.
“Ini akan menumbuhkan anak-anak kami punya kreativitas yang sangat tinggi,” imbuhnya.
Kata Bagus, kegiatan pertunjukan tersebut juga memiliki nilai positif karena dilaksanakan di tempat yang dapat diakses masyarakat. Warga yang tengah beraktivitas atau berbelanja dapat menyaksikan langsung kemampuan anak-anak dalam bermusik.
Ia berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi pemicu bagi masyarakat untuk semakin memahami pentingnya pendidikan non formal sebagai pendamping pendidikan formal.
“Tidak hanya pendidikan formal, tetapi pendidikan non formal seperti ini juga bisa menumbuhkan semangat seni, semangat kreasi, maupun sesuatu yang positif di kemudian hari,” ujarnya.
Bagus pun menyampaikan selamat kepada HDC Music School yang dinilai telah memberikan kontribusi dalam pengembangan seni musik bagi masyarakat Kota Balikpapan.
Sementara itu, HDC Music School telah berdiri sejak 2018 dan saat ini memiliki sekitar 250 siswa. Jumlah tersebut belum termasuk para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan musik mereka.
Keberadaan lembaga pendidikan musik tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Balikpapan memiliki pilihan untuk mengembangkan kemampuan seni musik tanpa harus mengikuti kursus di luar daerah.
“Tidak perlu kami kursus di luar Kota Balikpapan. Ternyata di Balikpapan ada kursus seni musik yang cukup kredibel dan profesional,” kata Bagus.
Dengan semakin berkembangnya pendidikan seni musik di Balikpapan, diharapkan semakin banyak anak yang memiliki kesempatan untuk mengenali, mengembangkan, dan menyalurkan bakatnya sejak dini.
Selain memperkaya kegiatan pendidikan nonformal, pengembangan tersebut juga dapat menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang kreatif dan mampu berkontribusi dalam sektor ekonomi kreatif.
Penulis : Rie
Editor: Alfa
52
