26 Titik Lahan Embun Aji Raden Belum Terbayar, Subari: Jangan Sampai Warga Anarkis, Karena Menunggu Janji

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Pembebasan lahan di Waduk Embun Aji Raden masih dikeluhkan warga selaku pemilik lahan, pasalnya sampai saat ini lahan tersebut belum dibayarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan. Sehingga puluhan warga mendatangi Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Subari untuk mempertanyakan status lahannya.

Untuk jumlah pemilik lahan di Waduk Embun Aji Raden seluruhnya ada 48 titik, yang mana pembayaran sudah diselesaikan untuk 22 titik. Sedangkan 26 titiknya masih menunggu Dinas Pertanahan Dan Penataan Ruang (DPPR) untuk melakukan pembayaran.

“Pembayaran ini seharusnya selesai di APBD 2022 dan APBD-P 2022 untuk di 48 titik, nyatanya sampai sekarang masih 26 titik yang belum terbayarkan,” ucap Subari kepada awak media, Kamis (2/2/2023).

Dirinya mengatakan, karena waktu pembayaran di 26 titik sudah habis, maka anggaran silpa. Dan saat ini warga hanya dijanji pihak DPPR untuk pembayaran.

Ia juga minta pihak DPPR dan BPKAD untuk menyesaikan permasalahan ini, dan jumlah anggarannya diperkirakan puluhan miliar, bahkan telah dianggarkan di APBD 2023.

“Tentu ini menjadi evaluasi buat Pemkot. Jadi tolong diselesaikan, jangan sampai warga anarkis, karena hanya menunggu janji sampai saat ini,” imbuhnya.

Wakil Ketua DPRD pun mengaku kecewa dengan pihak DPPR, karena saat dihubungi mereka menyampaikan telah memeriksa surat-suratnya. Sementara untuk surat sertifikat asli dan segel sudah di ambil semua, bahkan sudah ada kesepakatan yang ditanda tangani bersama.

“Gimana ya, kesepakatan harga dan tanda tangan sudah, lalu nomor rekening sudah juga dikasih. Warga hanya disuruh nunggu di ATM, tetapi saat dicek tidak ada.
uangnya,” akunya. (mys/ries)

500

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.