5 Kepala Desa Kecamatan Sepaku PPU Mengikuti Diklat Terpadu Dasar Ansor – Banser

PPU, Metrokaltim.com – Pengurus Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Penajam Paser Utara menggelar Diklat Terpadu Dasar selama 2 hari sejak 27-30 Januari 2022.

Kegiatan Diklat Terpadu Dasar di gelar di Kawasan Desa Argo Mulyo di Sepaku 1 Penajam Pase Utara. Sebanyak 200 peserta yang mengikuti bukan hanya dari PPU melainkan ada dari Balikpapan.

Ada yang menarik dalam DTD yang di gelar, sebanyak 5 kepala desa ikut menjadi peserta DTD. Kegiatan DTD resmi dibuka resmi oleh ketau PW GP Ansor Kaltim Fajri Alfarobi kamis (27/01/2202) selepas sholat Isya yang di hadiri oleh Ketua PC NU PPU , Ketua dan Pengurus Cabang GP Ansor PPU, Muslimat dan Fatayat NU dan seluruh peserta diklat.

DTD memberikan kesempatan yang luas bagi para pemuda dari berbagai daerah untuk menggembleng mental dan spiritualnya menjadikan generasi/kader Banser yang tangguh dalam ibadah, muamalah berbingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam Sambutannya Ketua PW GP Ansor Kaltim Fajri Alfarobi mengapresiasi ratusan calon kader Ansor Banser yang telah rela mengikuti Diklat selama tiga hari.

Menurut Fajri, setiap individu memiliki nilai yang sama, tetapi tidak menutup kemungkinan ada diantaranya bisa memiliki nilai yang lebih mahal, tergantung bagaimana situasi dan kondisi individu tersebut.

“Ibaratnya sebuah produk minuman kaleng, pada dasarnya harganya sama, tetapi dia bisa saja lebih mahal jika disajikan dengan model dan tempat yang berbeda, begitulah gambaran kita sebagai seorang kader Ansor Banser, sahabat-sahabat jika ingin dihargai maka berkumpul lah dengan orang yang tepat,” tegasnya.

Untuk itulah, kata Fajri, Nahdlatul Ulama (NU) merupakan tempat yang paling tepat untuk dijadikan wadah mengabdi dan berkhidmat

“Inilah tempat yang sangat tepat, mensyiarkan apa saja perintah para leluhur kita terdahulu, maka tempat inilah yang nantinya menentukan harga para sahabat-sahabat semua,” ujarnya.

Menurut dia, untuk mencapai itu, seorang kader haruslah memiliki etika dan senantiasa menghormati aturan organisasi.

“Ini juga sebagai bentuk pengkhidmatan kita terhadap Gerakan Pemuda Ansor dan Banser Nahdlatul Ulama,” pungkasnya.

(Ries/ MK)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *