Indeks Pembangunan Pemuda Kaltim Rendah, Reza Sebut Masih Perlu Ditingkatkan

Samarinda.Metrokaltim.com- Rendahnya Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Kalimantan Timur (Kaltim) yakni 52,50 persen dimana standar nasional yakni 55,33 persen.

Hal itu menjadi sorotan Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi, ia menilai angka tersebut masih perlu ditingkatkan untuk mencapai target Indonesia Emas 2045.

“Ya, masih rendah ya, namun hal ini menunjukkan bahwa pembangunan pemuda di Kaltim sudah berjalan dengan baik. Hanya saja, angka ini masih perlu ditingkatkan lagi,”ucapnya.

Menurutnya, ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan IPP Kaltim. Diantaranta, meningkatkan akses pendidikan bagi pemuda, terutama di daerah terpencil dan tertinggal.

”Kita harus lebih meningkatkan kualitas pendidikan pemuda, baik dari segi materi maupun metode pembelajaran, serta meningkatkan keterampilan pemuda agar memiliki daya saing di dunia kerja,” jelasnya.

Politisi Gerindra tersebut melanjutkan untuk menaikkan IPP Kaltim juga harus dengan menciptakan lapangan kerja yang seluas-luasnya bagi pemuda dan meningkatkan partisipasi pemuda dalam pembangunan daerah.

“Pemerintah daerah harus bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha, untuk meningkatkan IPP Kaltim karena pemuda merupakan aset berharga bagi bangsa dan negara, sehingga kita harus terus berupaya untuk memajukan mereka,” lanjutnya.

Terakhir dirinya berharap agar pemerintah pusat dapat memberikan dukungan lebih lanjut kepada pemerintah daerah dalam meningkatkan IPP. Hal ini penting untuk memastikan agar pembangunan pemuda di seluruh Indonesia dapat berjalan dengan merata. (Adv)

439

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.