Penataan TPU di Balikpapan Diarahkan Lebih Terintegrasi, Pemkot Siapkan UPT Terpusat
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mulai menata ulang sistem layanan pemakaman dengan pendekatan yang lebih terintegrasi. Melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim), Pemkot mengusulkan pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemakaman terpusat sebagai solusi atas berbagai persoalan pengelolaan Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang selama ini tersebar di sejumlah wilayah.
Kepala Disperkim Balikpapan, Rafiuddin menyebutkan, bahwa sistem pengelolaan yang masih terpencar kerap menimbulkan kendala, terutama dalam hal koordinasi, standar pelayanan, hingga pengawasan.
“Kondisi tersebut berdampak pada belum meratanya kualitas layanan yang diterima masyarakat,” ucap Rafiuddin kepada awak media, Senin (23/3/2026).
Menurutnya, kehadiran UPT terpusat akan menjadi titik kendali utama seluruh TPU di kota ini. Dengan satu sistem komando, pengelolaan administrasi, perawatan lahan, hingga pelayanan kepada masyarakat diharapkan bisa berjalan lebih cepat, transparan, dan seragam.
“Selama ini tantangan terbesar ada pada koordinasi antar lokasi. Dengan sistem terpusat, semua bisa ditangani dalam satu standar yang sama,” jelasnya.
Selain meningkatkan efisiensi, model ini juga dinilai akan mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan pemakaman. Prosedur yang lebih jelas dan terintegrasi diyakini dapat mengurangi kebingungan warga saat membutuhkan layanan tersebut, terutama dalam kondisi mendesak.
Rencana ini bukan tanpa dasar. Disperkim mengaku telah memiliki pengalaman dalam mengelola unit serupa, seperti pada sektor rumah susun sewa (rusunawa).
“Pengalaman tersebut menjadi modal dalam menyusun sistem kelembagaan yang lebih matang untuk UPT Pemakaman,” terangnya.
Saat ini, proses masih berada pada tahap penyusunan administrasi dan pengajuan resmi ke pemerintah kota. Jika disetujui, langkah berikutnya adalah pembahasan lintas instansi untuk menyusun struktur organisasi serta regulasi pendukung.
“Pemkot berharap, melalui sistem baru ini, pengelolaan TPU di Balikpapan tidak hanya lebih tertib dan profesional, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih responsif di masa mendatang,” ungkapnya. (Adv Diskominfo Balikpapan)
Penulis: Ar
Editor: Alfa
125
