Usai Penyesuaian Harga BBM, Polisi dan Kelurahan Pantau Ketat SPBU Karang Joang

FOTO: Kapolsek Balikpapan Utara Kompol M. Rezsa bersama pihak Kelurahan Karang Joang melakukan pemantauan antrean kendaraan dan ketersediaan BBM di SPBU Kilometer 15 Karang Joang, Selasa (2/6/2026). Pengawasan dilakukan untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar pasca penyesuaian harga BBM awal Juni./doc

BALIKPAPAN, Metrokaltom.com – Jajaran Polsek Balikpapan Utara yang dipimpin langsung Kapolsek Balikpapan Utara Kompol M. Rezsa bersama pihak Kelurahan Karang Joang melakukan pemantauan antrean bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Kilometer 15, Karang Joang, Selasa (2/6/2026) siang.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan BBM tetap aman serta memantau kondisi antrean kendaraan yang terjadi di SPBU tersebut. Pemantauan juga dilakukan menyusul penyesuaian harga BBM pada awal Juni 2026, yakni penurunan harga untuk jenis BBM diesel non-subsidi seperti Dexlite dan Pertamina Dex, serta kenaikan harga Pertamax Turbo.

Kapolsek Balikpapan Utara Kompol M. Rezsa mengatakan, pihaknya terus melakukan pengawasan guna memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan tidak terjadi penyalahgunaan dalam penyalurannya kepada masyarakat.

“Pemantauan tidak hanya dilakukan di SPBU Kilometer 15 Karang Joang, tetapi juga di SPBU Kilometer 9 yang menjadi perhatian kami. Tujuannya untuk memastikan distribusi BBM berjalan dengan baik dan tidak disalahgunakan,” ujarnya.

Sementara itu, Pengawas SPBU Kilometer 15 Karang Joang, David, menjelaskan bahwa kondisi antrean kendaraan masih dalam keadaan normal dan terkendali. Menurutnya, penambahan kuota BBM yang diterima SPBU turut membantu mengurangi antrean yang sebelumnya sempat terjadi.

“Antrian masih normal dan kondusif. Selama ada penambahan kuota, kondisi tetap aman. Bahkan antrean saat ini sudah berkurang dibandingkan beberapa waktu lalu,” katanya.

David mengungkapkan bahwa kuota distribusi BBM di SPBU tersebut mengalami peningkatan. Jika sebelumnya hanya menerima 24 kiloliter per hari, kini jumlahnya bertambah menjadi 48 kiloliter per hari.

“Kuota bertambah dari 24 kiloliter menjadi 48 kiloliter. Dengan penambahan ini, pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik dan antrean kendaraan dapat diminimalkan,” jelasnya.

Selain itu, pihak SPBU juga rutin menyampaikan laporan kepada instansi terkait dan menerima pengawasan secara berkala guna memastikan pelayanan berjalan sesuai ketentuan.

Dari hasil pemantauan yang dilakukan, kondisi distribusi BBM di wilayah Karang Joang terpantau aman dan terkendali. Antrean kendaraan di SPBU Kilometer 15 juga terpantau tidak mengalami lonjakan signifikan meskipun terjadi penyesuaian harga BBM pada awal bulan ini.

Penulis: Ries

Editor; Alfa

87

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.