Gelombang Pensiun Guru Picu Krisis, Pemkot Samarinda Buka 250 Formasi ASN

(Foto: Walikota Samarinda, Andi Harun/doc)

SAMARINDA, Metrokaltim.com – Di tengah harapan orang tua akan pendidikan yang semakin berkualitas, sejumlah sekolah di Samarinda justru masih bergulat dengan kekurangan tenaga pengajar.

Kondisi ini kian terasa seiring banyaknya guru yang memasuki masa pensiun, sementara kebutuhan tenaga pendidik terus meningkat dari tahun ke tahun.

Persoalan tersebut menjadi salah satu isu krusial di sektor pendidikan yang hingga kini belum sepenuhnya teratasi. Selain minimnya jumlah guru, ketidakjelasan nasib tenaga honorer juga turut memperumit situasi. Akibatnya, sejumlah sekolah harus mencari cara alternatif agar proses belajar mengajar tetap berjalan optimal.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Samarinda, Andi Harun, menyampaikan bahwa kekurangan tenaga pengajar menjadi perhatian serius pemerintah kota.

Dirinya mengungkapkan pihaknya telah mengambi langkah konkret untuk menutup kebutuhan tersebut melalui jalur rekrutmen aparatur sipil negara (ASN).

“Kami memahami kondisi di lapangan. Karena itu, saya sudah menandatangani surat untuk pengadaan PNS tahun 2026, khusus untuk guru dan tenaga kesehatan,” Ungkap Andi Harun kepada awak media. Selasa (7/4/2026).

Selain itu, Andi Harun menilai rekrutmen tersebut akan difokuskan pada sektor-sektor prioritas yang selama ini mengalami kekurangan signifikan, terutama pendidikan dan kesehatan. Dirinya juga memperkirakan jumlah formasi yang disiapkan mencapai ratusan posisi.

“Jumlahnya kurang lebih sekitar 250 formasi, ini untuk menjawab kebutuhan yang mendesak,” Ucap AH sapaan karibnya.

Kendati demikian, orang nomor satu di kota Samarinda itu menambahkan rincian lebih lanjut mengenai jumlah pasti formasi, pembagian kebutuhan per bidang, hingga mekanisme pelaksanaan rekrutmen masih dalam tahap penyusunan.

Pasalnya, Pemkot Samarinda langsung menyerahkan penjelasan teknis tersebut kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

“Untuk detail teknisnya nanti akan disampaikan oleh BKPSDM. Yang jelas, persetujuan untuk pengadaan sudah saya tandatangani sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengatasi kekurangan tenaga guru,” Tutup Andi Harun. (ADV)

114

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.