MBG Terhenti Sementara, Disdikbud Balikpapan Tekankan Peningkatan Kualitas
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Penutupan sementara sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Balikpapan berdampak langsung pada distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi peserta didik di berbagai sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Irfan Taufik mengatakan, kebijakan tersebut membuat ribuan siswa untuk sementara waktu tidak menerima bantuan makanan bergizi yang sebelumnya rutin disalurkan.
“Dengan penutupan sejumlah SPPG ini tentu berdampak, karena siswa-siswi kami tidak mendapatkan jatah MBG,” ucap Irfan kepada awak media, Selasa (14/4/2026).
Ia menjelaskan, dari total 18 SPPG yang dihentikan operasionalnya, setiap unit rata-rata melayani tiga hingga empat sekolah. Artinya, penghentian ini berdampak cukup luas terhadap cakupan penerima manfaat program MBG di Balikpapan.
Meski demikian, Irfan menilai langkah penutupan sementara ini merupakan bagian dari upaya perbaikan kualitas program, khususnya terkait standar kebersihan dan pengelolaan lingkungan.
“Ini justru baik dalam rangka meningkatkan kualitas hasil makanan bergizi gratis. Informasi yang kami terima dari Badan Gizi Nasional, penutupan ini terkait persoalan IPAL. Jadi ini bagian dari peningkatan kualitas sumber MBG,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa aspek sanitasi, termasuk pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), menjadi faktor penting dalam menjamin keamanan pangan yang dikonsumsi siswa.
“Dengan adanya evaluasi ini, diharapkan SPPG ke depan dapat beroperasi dengan standar yang lebih baik,” harapnya.
Lebih lanjut, Irfan menyebut dampak penghentian distribusi MBG saat ini relatif tidak terlalu mengganggu aktivitas belajar mengajar. Pasalnya, waktu penutupan bertepatan dengan agenda akademik di sekolah.
“Saat ini siswa SD dan SMP sedang menghadapi tes kompetensi akhir selama kurang lebih 10 hingga 15 hari, sehingga momentumnya bersamaan,” katanya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan berharap proses evaluasi dan perbaikan SPPG dapat segera rampung. Dengan demikian, penyaluran MBG bisa kembali berjalan normal dan memberikan manfaat optimal bagi seluruh peserta didik. (Adv Diskominfo Balikpapan)
Penulis: Ar
Editor: Alfa
183
