Abdullah Reses di Tanjung Harapan, Warga Sampaikan Peningkatan Infrastruktur dan Penunjang Kesehatan

Tana Paser, Metrokaltim.com – Seluruh anggota DPRD Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, tengah disibukkan pelaksanaan reses masa persidangan ke I di daerah pemilihan (dapil) masing-masing, selama sepekan.

Jaring aspirasi dari konstituen ini, untuk mengetahui harapan apa yang diinginkan warga, baik masalah fasilitas umum (fasum) maupun fasilitas sosial (fasos). Salah satunya dilakukan Wakil Ketua I DPRD Paser, H Abdullah.

Serap aspirasi ini dilakukan di Kecamatan Harapan pada Selasa (19/1). Warga menyampaikan keluhan perihal infrastruktur, ari bersih, fasilitas puskesmas dan masalah listrik.

“Dari reses beberapa desa di Kecamatan Tanjung Harapan. Ada insfrastruktur, pengadaan air bersih, listrik, serta fasilitas seperti gedung kecamatan yang perlu direhab,” kata Abdullah.

Terkait puskesmas maupun posyandu yang kondisi fisiknya kurang memungkinkan jika digunakan terus menerus. Begitupun dengan rumah dinas dokter dan perawat yang dinilai kurang baik keadaannya.

Salah satu keluhan warga saat anggota DPRD Paser H Abdullah menggelar reses yakni permasalahan infrastruktur berupa jalan.

“Dan untuk ambulan, terpenting dan secepatnya menjadi prioritas. Karena yang ada tidak memungkinkan dipergunakan terlebih lagi saat ini masih masa pandemi Covid-19 yang semakin meningkat. Keluhan dari dokter dan perawat, sangat memerlukan kendaraan untuk ke desa-desa yang jaraknya lumayan jauh,” sambung Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Paser ini.

Diterangkannya, saat reses sebelumnya, beberapa keluhan masyarakat yang telah direalisasikan seperti alat tangkap ikan dan mesin kapal.

“Mayoritas masyarakatnya nelayan. Alhamdulillah saat reses sebelumnya, seperti alat tangkap ikan dan mesin sudah direalisasikan, sehingga bisa meningkatkan hasil tangkapan ikan,” harap dia.

Dari hasil reses terbaru yang dilakukan H Abdullah, ia akan melaporkan dan menjadi pokok-pokok pikiran (Pokir) di DPRD. Segala usulan dari warga, dirinya siap memperjuangkan untun dalat direalisasikan.

“Kami berharap kepada masyarakat untuk bersabar. Karena tak semuanya bisa langsung di akomodir. Mengingat keterbatasan anggaran ABPD,” pungkasnya.

(sya/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *