Anggaran Selama Seleksi Timnas, Disporapar Sebut Tanggungjawab Koni

Tana Paser, Metrokaltim.com – Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Paser, telah menentukan 23 atlet yang lolos seleksi Timnas U-16 dan U-19, untuk bersaing pada tingkat Provinsi Kaltim, akhir pekan ini.

Namun, keberangkatan talenta muda ini untuk bersaing ditingkat Kaltim, memaksa pengurus cabang (Pengcab) harus memutar otak, khususnya masalah biaya. Dikhawatirkan jika tidak cukup. Apalagi tak ada bantuan dari pemerintah, terkait atlet yang lolos seleksi Timnas U-16 dan U-19.

Menyikapi hal itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser, Yusuf Sumako menegaskan, jika anggaran seleksi yang dilakukan ada di Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni).

“Untuk seleksi ini, harusnya anggaran ada di Koni, karena induk,” kata Yusuf Sumako.

Ditegaskannya, jika di Disporapar tidak ada nomenklatur untuk mengganggarkan terkait seleksi yang dilakukan. “Disporapar hanya berkewajiban untuk menganggarkan BLiSPI (Badan Liga Sepak Bola Pelajar Indonesia),” sebut dia.

Diterangkan Yusuf, Koni-lah yang bertanggungjawab hal-hal seperti itu, bagaimana mendapatkan anggaran untuk mensubsidi pengcab-pengcap dibawah naungan. Disporapar hanya berbicara perkembangan sepak bola melalui BLiSPI.

Diakui Yusuf, bahwasanya ia telah memberikan masukan kepada Koni Kabupaten Paser, untuk dimasukkan dalam hibah 2021 dengan pemerintah daerah. Sehingga seleksi dan pengiriman atlet, tak dikhawatirkan dari sisi biaya. “Seleksi dan pengiriman atlet itu supaya dimasukkan dalam hibah Koni di 2021,” tandas Yusuf.

Dirinya pun menyarankan Koni melalui pemerintah daerah untuk dapat dijembatani, jika terdapat kegiatan penting nantinya terkait olahraga. Yang mana bisa melibatkan bantuan pihak ketiga.

(sya/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *