Balikpapan Kekurangan Tenaga Pendidik, Doris Minta Agar Dapat Ditambah

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Sesuai aturan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) masih melarang pemerintah kabupaten/kota untuk melakukan penambahan tenaga honorer.

Hal ini mendapat tanggapan dari Ketua Komisi IV DPRD kota Balikpapan Doris Eko Rian Desyanto, lantaran Balikpapan masih kekurangan tenaga pendidik.

“Untuk guru kan memang rananya pemerintah pusat, dari daerah hanya mengusulkan ke Kementerian Pendidikan yang memiliki wewenang,” ucap Doris kepada awak media, Rabu (8/3/2023).

Dikatakan, jika DPRD Balikpapan hanya bisa mendorong ke kementerian untuk menambah kouta guru di Balikpapan. Mengingat Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Negara (IKN), tentu penambahan penduduk dan peserta didik juga akan bertambah banyak.

“Maka mau tidak mau kita harus tambah, kan begitu,” akunya.

Lanjutnya, meski memang secara pengangkatan honorer tidak diperbolehkan, tetapi paling tidak ada kebijakan-kebijakan. Karena kalau itu ditiadakan semua dan Balikpapan kekurangan guru, masyarakat akan mengeluh.

“Apalagi ini sudah mau Penerimaan Peserta Didik Baru (PPBD) online, kalau tidak salah bulan Juni 2023 nanti,” jelasnya.

Diakui jika pihaknya belum ada komunikasi dengan Menpan RB, karena itu ranahnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdukbud). Hanya saja pihaknya akan berkunjung ke kementerian pendidikan untuk menyampaikan bahwa Balikpapan sangat kekurangan peserta didik.

“Kalau ini terus belanjut, kami minta Disdikbud segera mengambil langkah dan berkoordinasi dengan pemerintah kota,” harapannya.

Dan dalam waktu dekat ini, Komisi IV DPRD Balikpapan berencana akan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan mitranya, salah satunya Disdikbud untuk membahas permasalahan ketersediaan tenaga pendidik. (mys/ries)

402

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.