Basuki Apresiasi Penutupan Hari Doa Nasional di IKN, Harap Peserta Sebarkan Informasi yang Benar tentang Nusantara

FOTO: Kepala OIKN Basuki Hadimuldjono saat membrikan sambutan di penutupan Hari Doa Nasioan di Ibu Kota Nusantara./ doc.

NUSANTARA, Metrokaltim.com – Penutupan rangkaian Hari Doa Nasional 2026 di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, mendapat apresiasi dari Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat dukungan moral dan spiritual terhadap pembangunan ibu kota negara yang baru.

Dalam sambutannya pada acara penutupan, Basuki menyampaikan terima kasih kepada Forum Umat Kristiani Indonesia (FUKRI) serta panitia Hari Doa Nasional yang telah memilih IKN sebagai lokasi penutupan kegiatan. Ia menilai kehadiran para tokoh gereja dari delapan aras nasional menjadi representasi umat Kristiani dari berbagai daerah di Indonesia.

“Saya dari Otorita IKN sangat beruntung dan mengucapkan terima kasih kepada Forum Umat Kristiani Indonesia, terutama kepada Ketua Panitia Hari Doa Nasional, yang telah memilih IKN sebagai lokasi penutupan kegiatan ini,” kata Basuki.

Ia menjelaskan, doa memiliki peran penting dalam setiap proses pembangunan. Menurutnya, setiap pekerjaan akan memiliki makna yang lebih besar apabila dilandasi dengan nilai-nilai spiritual dan doa.

“Apa pun yang kita kerjakan, kalau tanpa alas doa, maka pekerjaan itu akan menjadi lebih bermakna. Dengan alas doa itu berarti pekerjaan kita dihubungkan dengan roh kita, dengan Tuhan kita, sehingga pekerjaan yang dilakukan memiliki nilai ibadah,” ujarnya.

Basuki juga meyakini doa menjadi kekuatan yang mampu memberikan kelancaran dalam setiap tahapan pembangunan IKN. Karena itu, ia berharap dukungan doa dari seluruh masyarakat Indonesia terus mengiringi proses pembangunan hingga Nusantara resmi menjadi ibu kota negara.

Selain menyampaikan pentingnya doa, Basuki berharap para peserta Hari Doa Nasional yang berasal dari berbagai daerah dapat menjadi penyampai informasi yang benar mengenai perkembangan pembangunan IKN. Menurutnya, kehadiran para peserta di kawasan Nusantara memberikan kesempatan untuk melihat secara langsung proses pembangunan yang sedang berlangsung.

“Kami berharap karena ini merupakan representasi dari seluruh Indonesia, setelah melihat dengan mata kepala sendiri pembangunan IKN, nantinya bisa menceritakan kepada umat di daerah masing-masing tentang kondisi yang sebenarnya di IKN, bukan informasi yang bersifat hoaks,” katanya.

Basuki menilai penyampaian informasi yang akurat kepada masyarakat penting dilakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai pembangunan ibu kota negara baru. Dengan melihat langsung berbagai perkembangan di lapangan, para peserta diharapkan dapat memberikan gambaran yang objektif mengenai pembangunan Nusantara.

Penutupan Hari Doa Nasional di IKN dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Selain menjadi momentum doa bersama bagi bangsa, kegiatan tersebut juga diharapkan memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan IKN sebagai pusat pemerintahan Indonesia di masa mendatang.

Penulis: Ries

Editor: Alfa

38

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *