Bawa Delapan Sajam, Penumpang KM Lambelu Nyaris Gagal Berangkat

Balikpapan, Metrokaltim.com – Seorang penumpang kapal KM Lambelu tujuan Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang akan berangkat melalui pelabuhan Semayang, Balikpapan pada Senin (21/12) pagi nyaris gagal berangkat.

Bagaimana tidak pria yang diketahui bernama Emanuel Ruek (42) kedapatan membawa senjata tajam (sajam) jenis parang sebanyak delapan bilah saat akan naik ke atas kapal.

Namun berkat kejelian petugas yang bertugas di Posko Operasi Lilin Mahakam 2020 di pelabuhan Semayang berhasil mendapati itu. Alhasil, si pria beserta barang buktinya dibawa ke posko untuk didata dan dimintai keterangan.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Semayang, AKP Retno Ariani mengatakan ditemukannya adanya penumpang kapal KM Lambelu yang membawa sajam setelah petugas melakukan pemeriksaan barang bawaan penumpang.

“Memang ini menjadi kegiatan rutin kami, petugas kami di lapangan selalu melakukan pemeriksaan khususnya barang bawaan penumpang, baik yang akan naik ke atas kapal maupun yang turun dari kapal. Tujuannya mencegah barang-barang berbahaya di bawa oleh penumpang seperti sajam, senpi, narkoba dan lainnya,” terang Retno, Senin (21/12) siang.

Dari hasil introgasi yang dilakukan petugas kepada Emanuel dia mengatakan tidak tahu jika membawa parang ke atas kapal di larang. Dan dirinya juga menyerahkan dengan suka rela parang bawaannya ke pihak petugas untuk diamankan. Dia pun berjanji tidak akan mengulangi lagi kesalahannya.

“Dari keterangannya penumpang ini tidak tahu jika dilarang membawa sajam, parang ini juga rencananya akan di pakai untuk berkebun di kampung. Tapi tetap walaupun itu sangat berbahaya jika dibawa naik ke atas kapal,” tegas Retno.

Usai diberikan pembinaan penumpang kapal tersebut akhirnya bisa melanjutkan perjalanan untuk merayakan natal dan tahun baru bersama keluarganya di kampung halamannya.

(riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *