BREAKING NEWS: Pembunuh Pedagang Jeli di Gapura SD Telah Ditahan, Motif Balas Dendam?

Balikpapan, Metrokaltim.com – Seorang pedagang jeli, Ahmad Jumadi (48), tewas ditikam di depan Gapura SD 002, Jalan Cendrawasih, RT 17, Kelurahan Muara Rapak, Balikpapan Utara, Sabtu (29/2) siang. Pelaku pembunuhan pun telah diamankan di Mako Polsek Balikpapan Utara.

Diketahui, pelaku pembunuhan ini adalah seorang pedagang pisang, Masdarif alias MDR (50). Dia tinggal di Jalan Sorong Gatuino, RT 08, Kelurahan Muara Rapak, Balikpapan Utara. Sedangkan Ahmad Jumadi merupakan warga Jalan Telindung, Muara Rapak.

Ketua RT 17, Muara Rapak, Ari Rudi Mulyadi (45) mengatakan, aksi pembunuhan ini terjadi sekira pukul 10.00 Wita. Saat itu bertepatan dengan pulangnya siswa-siswi kelas I SD 002. Namun Ari tak mengetahui secara persis apa yang menyebabkan pembunuhan ini terjadi.

“Pas saya ke sana (TKP) korban sudah dibawa ke rumah sakit. Kabarnya korban ditikam dua tusukan,” kata Ari.

Dijelaskannya, korban memang kerap berjualan di depan Gapura SD 002. Namun dia mengaku tak mengenal korban lantaran korban bukan warganya.

“Korban jualan jeli pakai rombong yang ditaruh di sepeda motornya. Gak kenal juga sama korban,” jelasnya.

Usai ditikam, sebut Ari, korban langsung dibawa oleh warga ke RSUD Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut. Namun sayang, nyawanya tak tertolongkan.

“Ya, korban MD (meninggal dunia di rumah sakit. Tadi keluarganya sudah ke sana,” tandas Ari.

Sementara itu, Kapolsek Balikpapan Utara, Kompol Mokhammad Mas’ud membenarkan, pihaknya telah menahan Masdarif atas kasus pembunuhan. Saat ini, Masdarif tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mako Polsek Balikpapan Utara.

“Setalah kami menerima laporan, kami langsung mendatangi TKP dan memburu pelakunya. Kemudian pelaku datang ke sini menyerahkan diri,” kata Mas’ud.

Diduga, pembunuhan ini dilatarbelakangi motif balas dendam. Sebelum insiden berdarah ini terjadi, korban disebut pernah membuat pelaku sakit hati.

(sur/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published.