Buku Rasa Bhayangkara Nusantara Versi Inggris Jadi Media Diplomasi Kuliner
JAKARTA, Metrokaltim.com – Buku Rasa Bhayangkara Nusantara karya Wakil Kepala Kepolisian RI Komjen Pol Dedi Prasetyo bersama Asisten Khusus Presiden RI Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan diterbitkan dalam dua bahasa, yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Versi bahasa Inggris buku tersebut diserahkan kepada Duta Besar Republik Indonesia untuk Inggris, Desra Percaya.
“Alhamdulillah, Mas Dirgayuza telah menyerahkan buku Rasa Bhayangkara Nusantara kepada Bapak Dubes. Buku yang diberikan merupakan edisi bahasa Inggris. Semoga buku ini dapat menjadi media diplomasi,” ujar Komjen Dedi kepada wartawan, Selasa (20/1/2026).
Komjen Dedi menjelaskan, buku tersebut mengangkat konsep gastro diplomacy, yakni pendekatan diplomasi melalui kuliner. Menurutnya, makanan merupakan bahasa universal yang mampu membangun kedekatan antarbangsa sekaligus memperkenalkan budaya dan kekayaan kuliner Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.
Sebelumnya diberitakan, Rasa Bhayangkara Nusantara tidak hanya berisi kumpulan foto dan menu makanan. Buku ini merekam pengabdian Polri melalui pendekatan sederhana namun bermakna, khususnya dalam pelaksanaan program pemenuhan gizi.
Dalam buku tersebut digambarkan aktivitas harian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri, mulai dari sebelum matahari terbit hingga penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada penerima manfaat. Badan Gizi Nasional (BGN) menilai buku ini sebagai simbol pendekatan baru dalam membangun bangsa melalui perhatian nyata terhadap gizi masyarakat.
Diketahui, pada Kamis (18/12/2025), Polri juga menyerahkan buku menu MBG Rasa Bhayangkara Nusantara kepada delegasi Kedutaan Besar Prancis. Penyerahan dilakukan saat kunjungan tim Kedubes Prancis ke SPPG Mabes Polri 1 Pejaten.
Komjen Dedi memadukan pengalaman lapangan dengan pendekatan ilmiah dalam pengembangan tata kelola program nasional. Dengan rekam jejak sebagai penulis lebih dari 36 buku serta penerima Rekor MURI sebagai perwira tinggi Polri dengan karya tulis terbanyak, ia menegaskan komitmen Polri untuk menjadikan riset dan pengetahuan sebagai fondasi pengabdian.
Sementara itu, Dirgayuza Setiawan menghadirkan perspektif kebijakan dan ketahanan pangan yang memperkuat desain serta narasi buku. Dengan demikian, Rasa Bhayangkara Nusantara tidak hanya menjadi dokumentasi pengabdian, tetapi juga rujukan strategis dalam mendukung keberlanjutan Program MBG.
131
