Cekcok Lapak Sapi Kurban, Polisi Amankan 4 Terduga Pemukulan

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Cekcok terkait lahan untuk berjualan sapi kurban berujung aksi pemukulan di kawasan Balikpapan Timur, tepatnya di depan Pantai Nusantara, Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 18.30 WITA.

Peristiwa tersebut bermula dari perselisihan antara sejumlah warga yang memperebutkan lokasi strategis untuk berjualan hewan kurban. Adu mulut yang terjadi di lokasi kejadian kemudian memanas hingga berujung pada aksi kekerasan fisik.

Mendapat laporan dari masyarakat, jajaran Polsek Balikpapan Timur bersama Polresta Balikpapan bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP). Aparat kepolisian langsung melakukan pengamanan dan mengendalikan situasi yang sempat memicu kerumunan warga.

Kapolsek Balikpapan Timur, AKP Muhammad Chusen, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyebutkan bahwa pihak kepolisian segera melakukan langkah penanganan begitu menerima informasi.

“Memang benar sekitar pukul 18.30 WITA telah terjadi keributan di depan Pantai Nusantara, Kecamatan Balikpapan Timur. Kami dari Polsek Balikpapan Timur dibantu Polresta Balikpapan langsung mendatangi TKP dan melakukan penanganan,” ujarnya.

Dalam kejadian itu, sebanyak dua orang dilaporkan menjadi korban. Keduanya telah menjalani pemeriksaan medis atau visum untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

“Untuk korban ada dua orang dan sudah dilakukan visum. Saat ini kasusnya masih dalam proses penyidikan,” tambahnya.

Polisi juga telah mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam keributan tersebut. Mereka kini tengah menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap peran masing-masing dalam insiden tersebut.

Untuk motif kejadian, pihak kepolisian menyatakan masih melakukan pendalaman. Namun dugaan sementara mengarah pada konflik perebutan lahan berjualan sapi kurban di lokasi tersebut.

“Motif masih kami dalami. Namun sudah ada beberapa orang yang kami amankan yang diduga terlibat dalam keributan,” jelas Chusen.

Hingga saat ini, barang bukti terkait insiden tersebut masih dalam proses pengumpulan oleh penyidik. Polisi juga memastikan situasi di lokasi kejadian telah kembali kondusif.

Penanganan kasus ini sepenuhnya berada di bawah Polresta Balikpapan untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi mengimbau masyarakat agar menyelesaikan persoalan secara baik tanpa kekerasan, terlebih menjelang momentum Iduladha yang biasanya meningkatkan aktivitas penjualan hewan kurban.

Penulis: Ries

Editor: Alfa

247

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.