Coastal Road PPU Tak Kunjung Rampung, DPRD Dorong untuk Terus Dilanjutkan

Penajam, Metrokaltim.com – Belasan tahun progres pembangunan coastal road atau jalan pesisir di wilayah Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tak kunjung rampung.

Padahal pembangunan jalan itu untuk kota masa depan Benuo Taka. Diketahui, jalan pesisir pantai ini terbentang dari Kelurahan Sungai Parit ke Kelurahan Nipah-Nipah, Kelurahan Nenang hingga ke Masjid Ar Rahman di Kelurahan Penajam.

Di coastal road terdapat dua jembatan juga belum rampung. Jembatan Sungai Nenang Besar dibangun tahun 2013 dan belum rampung hingga saat ini. Pembangunan jembatan sempat roboh saat proses pembangunanya. Namun, pihak kontraktor tetap bertanggung jawab menyelesaikan sesuai dengan kontraknya. Selain itu, jembatan Sungai Nenang Kecil juga belum dibangun.

Untuk melanjutkan pembangunan kedua jembatan tersebut membutuhkan anggaran ratusan miliar rupiah. Ketua DPRD PPU Jhon Kenedi mengatakan pihaknya akan terus mendorong agar coastal road dapat diselesaikan.

“Termasuk Jembatan Sungai Nenang Besar dan Jembatan Sungai Nenang Kecil sudah dialokasikan anggaran lanjutan pembangunannya di tahun 2021 ini,” ujar Jhon Kenedi, pada Senin (17/5).

Dia menambahkan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) merencanakan lanjutan pembangunan coastal road hingga Masjid Ar Rahman, Kelurahan Penajam.

“Kami sudah komunikasi dengan Dinas PUPR, dalam proses semua. Kalau tidak salah dijadian dua paket proyek,” terang politikus Demokrat ini.

Bahkan dia mengingatkan kepada pemerintah daerah agar menyelesaikan pembebasan lahan coastal road. Karena masih ada lahan milik warga yang belum dibebaskan.

“Termasuk lahan di jembatan Sungai Nenang Besar masih ada yang diselesaikan. Kami berharap agar lahan milik warga segera dibayarkan,” pungkasnya.

(adv/mk1/riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *