Diserang Orang Tak Dikenal Saat Menuju Masjid, Tamrin Mendapat Lima Luka Timpasan di Tubuh

Balikpapan, Metrokaltim.com – Tamrin (43) harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit usai menjadi korban penganiayaan, pada Jumat (2/4) subuh di Jalan Wiluyo Puspoyudo, Balikpapan Kota, tepatnya sekitar Masjid Agung At Taqwa Balikpapan. Pria yang tinggal di Jalan Jendral Sudirman, RT 06 Klandasan Ulu, Balikpapan Kota tidak menyangka menjadi korban penganiayaan.

Tim Indonesia Automatic Finger Print Identification System atau Inafis Polresta Balikpapan langsung melakukan pemasangan police line dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Olah TKP sendiri langsung dipantau Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputro bersama Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Kaltim AKBP Agus Puryadi.

“Kami telah melakukan olah TKP. Untuk barang bukti yang diamankan ada pakian korban termasuk dua parang pelaku yang diamankan di TKP, pelaku diduga satu orang,” kata Kompol Rengga, pada Jumat (2/4) di lokasi kejadian.

Pihak kepolisian saat ini terus mendalami kasua tersebut, untuk mengungkap siapa pelakunya. “Masih kami dalami motifnya, apakah ada dendam pribadi atau apa,” bebernya.

Sejauh ini pihaknya telah memeriksa tiga sampai lima orang saksi. Dari situ lanjut Rengga, pihaknya mendapatkan kronologis sementara dari peristiwa itu.

Berawal dari korban yang datang dari rumahnya untuk melaksanakan salat subuh di Masjid Agung At Taqwa Balikpapan.

Barang bukti sajam yang digunakan pelaku menganiaya korbannya.

Namun, saat hendak memasuki kawasan masjid tepatnya di Jalan Wiluyo Puspoyudo, samping Masjid Agung At Taqwa dan Kantor Pemkot Balikpapan, korban diserang dari bagian belakang oleh orang tidak dikenal dengan menggunkaan parang.

“Jadi TKP penganiayaan bukan di dalam area Masjid. Saat itu korban baru hendak memasuki area masjid, terus diserang dari bagian belakang oleh pelaku pakai parang. Korban sempat melawan tapi kena parang dari pelaku,” beber perwira berpngkat satu melati di pundak.

Akibatnya korban mengalami luka yang cukup parah di sekitar bagian tubuhnya, mulai dari punggung, kepala, lengan hingga pergelangan tangan.

“Ada sekitar lima luka. Setelah itu pelaku kabur, sementara korban meminta tolong kepada jemaah Masjid. Kemudian dilarikan ke rumah sakit Tentara untuk mendapat perawatan intensif,” tandasnya.

(riyan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *