Diserang Sekelompok Orang saat Panen Kelapa Sawit, Kepala Seorang Warga Robek Ditimpas Mandau

Tana Paser, Metrokaltim.com – Nasib naas dialami MP (24). Warga Desa Bukit Seloka, Kecamatan Long Ikis, harus merasakan sakitnya sabetan mandau dibagian kepala. Sabetan itu membuat luka berat di kepala, sepanjang 6 sentimeter dan sedalam 1 sentimeter.

Kejadian terjadi 31 Desember 2020 lalu, sekira pukul 17.00 Wita. Saat itu MP tengah berada di kebun memanen kelapa sawit. Sekira 15 menit kemudian, dirinya didatangi sekelompok orang. Dimana mengklaim atas kepemilikan lahan di lokasi tersebut.

“Itu keadaanya sepi. Mereka lari nyerang saya. Tapi kami diteriaki maling. Dan merampas semua barang (peralatan panen). Habis rampas baru dianiaya,” katanya.

Diterangkannya, pelaku sekira berjumlah 8 orang. Dirinya pun langsung diserang dengan gagang mandau, dan mengenai bagian bawah tulang rusuk sebelah kanan.

Tak cukup sampai disitu, korban pun langsung digiring ke tempat parkir kendaraan. Setiba di parkiran, kunci motor disita oleh kelompok tersebut.

“Mereka sudah ambil kontak kendaraan, tinggal kunci mobil. Nanya kunci mobil, saya bilang tidak tahu,” sambungnya.

Ia terus ditanyai mengenai kunci mobil. Korban bersikeras, jika dirinya tidak mengetahui. Karena telah emosi, seketika berujung sabetan mandau di kepalanya.

“Berulang kali ditanya, dan (mereka) emosi. Jadi mereka hantam saya (pakai mandau) di kepala,” tandasnya.

Dia pun langsung berlari menuju rumahnya yang berjarak sekira 3 kilometer dari TKP dengan kondisi berlumuran darah akibat luka robekndi bagian kepala. Setibanya, ia dilarikan ke Puskesmas Long Ikis untuk mendapatkan perawatan. Diketahui dirinya merupakan salah satu dari dua korban penganiayaan. Apa yang dialaminya, diduga erat kaitannya dengan persoalan lahan.

(all/riyan)

One thought on “Diserang Sekelompok Orang saat Panen Kelapa Sawit, Kepala Seorang Warga Robek Ditimpas Mandau

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *