Ditpolairud Polda Kaltim Gandeng Warga Jaga Kelestarian Pantai Lamaru Lewat Program Jum’at ASRI

BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Upaya menjaga kebersihan kawasan pesisir terus dilakukan Ditpolairud Polda Kalimantan Timur melalui Program Jum’at ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Kegiatan yang berlangsung di Pantai Lamaru, Balikpapan, Jumat (12/6/2026), tidak hanya difokuskan pada aksi bersih-bersih pantai, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem laut.

Kegiatan tersebut dipimpin AKBP Angga Indarta, S.I.K., dengan melibatkan personel Ditpolairud Polda Kaltim bersama warga di sekitar kawasan pantai. Sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat terlihat dalam aksi gotong royong membersihkan sampah yang tersebar di sepanjang pesisir.

Berbagai jenis sampah berhasil dikumpulkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari sampah plastik, ranting pohon, daun kering hingga limbah lainnya yang berpotensi mencemari lingkungan. Sampah yang terkumpul kemudian dipilah sebelum dibawa ke lokasi pembuangan yang telah disiapkan.

Selain aksi bersih pantai, personel Ditpolairud juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai dampak pencemaran lingkungan akibat pembuangan sampah sembarangan ke sungai maupun laut. Masyarakat diajak untuk berperan aktif menjaga kebersihan perairan guna mendukung keberlanjutan ekosistem pesisir dan laut.

Program Jum’at ASRI dinilai menjadi salah satu bentuk komitmen Ditpolairud Polda Kaltim dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus membangun kemitraan yang lebih erat dengan masyarakat. Melalui keterlibatan bersama dalam kegiatan sosial dan lingkungan, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan kawasan pesisir.

Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau aparat, melainkan membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Dengan lingkungan pantai yang bersih dan terawat, kawasan pesisir dapat tetap menjadi ruang publik yang nyaman sekaligus mendukung keberlangsungan habitat laut di masa mendatang.

216

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *