Ditresnarkoba Polda Kaltim Bongkar Dugaan Jaringan Narkotika Internasional
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com — Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Timur mengungkap dugaan jaringan peredaran narkotika yang terhubung dengan sindikat internasional asal Malaysia.
Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita sekitar 2.924 gram bruto sabu dan kurang lebih 1.900 butir ekstasi. Empat orang diamankan dalam perkara ini, yakni Wandhi Setiawan, Irham Nur, Albar Gazali alias Boy, dan Chintya June Ansari.
Pengungkapan kasus dilakukan Tim Operasional Subdit I Ditresnarkoba Polda Kaltim melalui rangkaian pengembangan di empat tempat kejadian perkara (TKP), mulai dari Balikpapan hingga Jakarta Selatan.
Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim Kombes Pol Romylus Tamtelahitu mengatakan, kasus tersebut terungkap setelah polisi melakukan penindakan terhadap Wandhi Setiawan.
Wandhi diketahui bekerja sebagai sopir Kepala Dinas Pertanahan Kota Balikpapan. Saat diamankan, ia disebut menggunakan kendaraan dinas Kepala Dinas Pertanahan Kota Balikpapan.
Dari hasil penggeledahan terhadap Wandhi dan kendaraan tersebut, petugas menemukan barang yang diduga narkotika. Temuan itu kemudian dikembangkan hingga mengarah ke sejumlah lokasi lain dan berujung pada penangkapan beberapa orang di Balikpapan hingga Jakarta Selatan.
Penyidik juga mendalami dugaan jalur distribusi narkotika dari Pekanbaru, Riau, menuju Balikpapan dengan memanfaatkan jasa kargo pesawat.
Jalur tersebut diduga menjadi salah satu cara jaringan memasukkan narkotika ke wilayah Kalimantan Timur.

Menurut Romylus, jaringan peredaran narkotika kini tidak hanya menggunakan pola konvensional. Pelaku juga diduga berupaya memanfaatkan berbagai lapisan masyarakat, termasuk orang-orang dengan profesi dan akses tertentu.
Polisi masih mendalami peran masing-masing tersangka serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam jaringan tersebut.
Penyidik juga terus menelusuri asal-usul barang yang diduga narkotika tersebut, termasuk mekanisme pengirimannya melalui jalur kargo udara.
Penulis : Ries
Editor: Alfa
39
