Ditresnarkoba Polda Kaltim Klaim Selamatkan 7.000 Jiwa dari Bahaya Narkoba
Polda Kaltim Musnahkan 7 Kg Sabu: Selamatkan 7.000 Jiwa, Selamatkan Masa Depan Bangsa. Foto: Ries
BALIKPAPAN, Metrokaltim.com – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Timur mengklaim telah menyelamatkan sekitar 7.000 jiwa dari bahaya narkoba. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Kaltim, AKBP Rezky Satya, kepada awak media usai pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu seberat lebih dari 7 kilogram (10/7/2025).
Barang bukti tersebut merupakan hasil pengungkapan kasus selama bulan Juni 2025. Pengungkapan itu dinilai sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Kalimantan Timur, yang kian masif dan mengkhawatirkan.
“Dengan pengungkapan ini, kami memperkirakan telah berhasil menyelamatkan sekitar 7.000 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba. Ini adalah bentuk nyata komitmen Polda Kaltim dalam melindungi generasi muda Indonesia,” ungkap AKBP Rezky Satya.
Ia menambahkan, pihaknya akan terus memperkuat operasi pemberantasan narkoba, tidak hanya di kota-kota besar seperti Samarinda dan Balikpapan, tetapi juga di daerah perbatasan dan wilayah pedalaman yang kerap menjadi jalur peredaran narkotika.
Menurutnya, keberhasilan dalam memerangi narkoba tidak bisa dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Diperlukan partisipasi aktif dari masyarakat dalam memberikan informasi terkait transaksi maupun peredaran narkoba di lingkungan mereka.
“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kami sangat mengandalkan laporan dari masyarakat. Jika melihat atau mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkoba, segera laporkan. Kami jamin identitas pelapor dirahasiakan,” ujarnya menegaskan.
Kasubdit II juga mengimbau generasi muda untuk tidak tergoda oleh ajakan maupun bujukan menjadi kurir atau pengguna narkoba. Ia menegaskan bahwa masa depan bangsa bergantung pada kualitas generasi muda yang bebas dari pengaruh narkotika.
Dalam kesempatan tersebut, Ditresnarkoba Polda Kaltim juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, hingga organisasi kepemudaan, untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.
“Ini bukan hanya tugas polisi, tapi tugas kita bersama. Kita harus menyelamatkan masa depan bangsa ini dari kehancuran akibat narkoba,” pungkas AKBP Rezky.
Penulis: Ries
Editor: Alfa
266
